Tim SAR gabungan bersiap bergerak ke puncak Gunung Slamet setelah mendapat laporan adanya pendaki jatuh ke dalam kawah. MI
Pendaki Asal Brebes Dilaporkan Terjatuh ke Kawah Gunung Slamet
Akhmad Safuan • 18 August 2026 18:27
Pemalang: Tim SAR gabungan kembali dikerahkan untuk menangani laporan seorang pendaki berinisial MF, 16, asal Sirampog, Kabupaten Brebes, yang dilaporkan terjatuh ke kawah Gunung Slamet, Jawa Tengah.
Laporan mengenai kejadian tersebut diterima Unit Siaga SAR Pemalang pada Selasa, 18 Agustus 2026, sekitar pukul 09.00 WIB. Tim SAR kemudian bergerak menuju puncak Gunung Slamet untuk mencari dan mengevakuasi korban.
Gunung Slamet memiliki ketinggian 3.428 meter di atas permukaan laut (mdpl). Berdasarkan laporan awal, MF diperkirakan terjatuh sekitar 30 hingga 50 meter dari bibir kawah.
Tim gabungan membawa berbagai perlengkapan untuk mendukung proses pencarian dan evakuasi. Personel yang terlibat berasal dari Basarnas, BPBD Tegal dan Brebes, PMI Tegal, kepolisian, TNI, Puskesmas Bumijawa, MDMC Kabupaten Brebes, SAR Bumijawa, Pemalang Rescue, Bosapala, Gupala, Kaliwadas, ORARI Tegal, serta masyarakat.
Kepala Kantor SAR Semarang Budiono mengatakan personel dilengkapi peralatan keselamatan untuk mengantisipasi kondisi di sekitar kawah Gunung Slamet.
"Tim juga dilengkapi dengan breathing apparatus atau tabung oksigen untuk antisipasi gas beracun di gunung yang merupakan gunung tertinggi di Jawa Tengah tersebut," kata Budiono, Selasa, 18 Agustus 2026.
Budiono mengatakan kondisi cuaca di Gunung Slamet cukup baik. Kondisi tersebut diharapkan membantu tim mencapai puncak dan lokasi yang diperkirakan menjadi titik jatuhnya MF.
Meski demikian, kondisi pendaki yang dilaporkan terjatuh belum diketahui secara pasti. Tim masih bergerak menuju bibir kawah untuk menemukan lokasi korban.
"Tim nasih bergerak menuju bibir kawah merupakan titik jatuhnya survivor," imbuhnya.
Budiono menjelaskan operasi pencarian bermula setelah Unit Siaga SAR Pemalang menerima laporan mengenai pendaki berinisial MF yang terjatuh ke kawah sekitar pukul 09.00 WIB.
Setelah menerima laporan tersebut, satu tim segera diberangkatkan untuk memberikan pertolongan awal dan melakukan pencarian.
.jpg)
Foto udara kondisi kawah Gunung Slamet di Jawa Tengah. ANTARA/HO-Badan Geologi
Informasi awal diperoleh dari pendaki lain yang melihat MF terjatuh. Namun, tim SAR belum dapat memastikan kondisi korban karena masih dalam perjalanan menuju lokasi kejadian.
Berdasarkan laporan sementara yang diterima petugas, tubuh korban disebut tidak terlihat bergerak setelah terjatuh. Tim tetap harus menemukan lokasi korban secara pasti sebelum proses evakuasi dilakukan.
"Kondisi Survivor belum diketahui secara pasti, namun berdasarkan laporan yang masuk tidak ada pergerakan, sehingga setelah ditemukan titik pastinya segera dilakukan evakuasi," ujar Budiono.
Hingga Selasa sore, 18 Agustus 2026, tim SAR gabungan masih melakukan pergerakan menuju kawasan kawah Gunung Slamet untuk mencari titik lokasi pendaki yang dilaporkan terjatuh dan melakukan evakuasi sesuai kondisi di lapangan.