Selat Hormuz jadi perairan penting dalam rute perdagangan minyak. Foto: Anadolu
CENTCOM Klaim 95 Persen Kapal Melintasi Selat Hormuz dengan Aman
Muhammad Reyhansyah • 26 October 2026 14:58
Washington: Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengatakan lebih dari 95% kapal yang melintasi Selat Hormuz dalam beberapa bulan terakhir dilaporkan berhasil berlayar dengan aman.
Dalam pernyataannya, Minggu, 25 Oktober 2026, CENTCOM menyebut aktivitas pelayaran tetap berlangsung meskipun menghadapi apa yang digambarkannya sebagai tindakan agresif Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).
“Dalam beberapa bulan terakhir, lebih dari 95% kapal yang melintasi Selat Hormuz telah berlayar dengan aman meskipun menghadapi agresi yang tidak beralasan dari IRGC,” kata CENTCOM, dikutip dari Anadolu, Senin, 26 Oktober 2026.
CENTCOM, yang mengawasi operasi militer AS di kawasan tersebut, menyatakan pasukan Amerika telah mencapai tonggak pencapaian dengan membantu mitra-mitra Teluk mengekspor lebih dari 1,5 miliar barel minyak mentah sejak musim panas.
“Kami terus berdiri bahu-membahu dengan mitra-mitra Teluk dan industri pelayaran,” kata Komandan CENTCOM, Laksamana Brad Cooper, saat mengunjungi jalur perairan tersebut.
CENTCOM melaporkan pasukan AS telah membantu lebih dari 3.000 kapal dagang melintasi Selat Hormuz selama enam bulan terakhir.
Menurut komando tersebut, kelancaran pelayaran meningkat setelah pasukan AS membongkar ranjau laut yang disebut dipasang IRGC di jalur pelayaran internasional.
Penguasaan Selat Hormuz masih menjadi salah satu sumber ketegangan utama dalam perang Iran yang pecah pada akhir Februari setelah serangan gabungan AS-Israel.
Konflik tersebut belum sepenuhnya berakhir meskipun kedua pihak telah mencapai gencatan senjata dan menandatangani nota kesepahaman sebagai langkah menuju kesepakatan damai final.