Awan tebal menutupi bagian selatan Kota Manado. BMKG memprediksi ibu kota Provinsi Sulut tersebut berpotensi cuaca ekstrem. ANTARA/Karel A Polakitan
BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Sulut hingga 8 November
Lukman Diah Sari • 2 November 2026 21:37
Manado: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan akan melanda wilayah Sulawesi Utara (Sulut) hingga Minggu, 8 November 2026. Masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman hidrometeorologi.
"Waspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, serta peningkatan akumulasi curah hujan harian," ujar Koordinator Bidang Operasional Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Karina Husna, di Manado, Senin, 2 November 2026, melansir Antara.
Meskipun indeks iklim NINO 3.4 dengan nilai +2.88 masih memberikan pengaruh terhadap pengurangan curah hujan, labilitas atmosfer lokal yang kuat justru sangat mendukung pertumbuhan awan-awan hujan kumulonimbus pemicu kilat dan petir di sejumlah wilayah.
Berdasarkan prakiraan harian BMKG, cuaca ekstrem pada Senin, 2 November 2026, berpeluang melanda Kota Manado, Kota Tomohon, Kabupaten Minahasa, Minahasa Utara, dan Minahasa Selatan. Kondisi cuaca diprediksi membaik menjadi cerah hingga hujan ringan pada Selasa dan Rabu (3-4 November).

Ilustrasi cuaca ekstrem. Foto: Ilustrasi Metro TV/ Adinda Vinka
Memasuki Kamis, 5 November 2026, potensi cuaca ekstrem bergeser ke wilayah Kabupaten Kepulauan Talaud. Selanjutnya pada Jumat (6/11), hujan lebat dan angin kencang kembali meluas ke Kota Manado, Bitung, Tomohon, Kotamobagu, Kabupaten Minahasa, Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Bolaang Mongondow, dan Kepulauan Sangihe.
Pada akhir pekan, Sabtu, 7 November 2026, sebaran cuaca ekstrem meliputi Manado, Tomohon, Kotamobagu, Minahasa, Minahasa Utara, Minahasa Selatan, serta empat wilayah Bolaang Mongondow (Induk, Utara, Selatan, dan Timur). Sementara pada Minggu, 8 November 2026, cuaca serupa masih akan membayangi Tomohon, Minahasa, Minahasa Selatan, Minahasa Tenggara, dan Bolaang Mongondow Selatan.