Kecelakaan di halte bus Jalan Cut Meutia, Kelurahan Sepanjang Jaya, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi. (Metro TV/ Ahmad Nur Hidayat)
Truk Molen Tabrak Belasan Orang di Halte Bus Bekasi, Enam Tewas
Ahmad Nur Hidayat • 1 November 2026 19:45
Bekasi: Kecelakaan maut terjadi di halte bus, tepatnya Jalan Cut Meutia, Kelurahan Sepanjang Jaya, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi. Sebuah truk molen bermuatan beton semen bernomor polisi B 9548 MV hilang kendali dan menabrak belasan orang pada Minggu, 1 November 2026.
Kanit Gakkum Polres Metro Bekasi Kota, Iptu Rojali, mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Berdasarkan keterangan awal sopir dan sejumlah saksi, truk melaju dari arah Unisma menuju Rawa Panjang.
"Menurut keterangan sopir, saat melintas di turunan tepatnya di depan Universitas BSI, kendaraan sudah tidak bisa dikendalikan karena mengalami rem blong. Informasinya, terjadi kebocoran angin sehingga pengereman tidak berfungsi," kata Rojali di Bekasi.
Baca Juga :
Kecelakaan di Gatot Subroto, Truk Tabrak Truk
Sebelum menabrak warga yang sedang menunggu bus, sopir sempat membanting setir ke kiri dan mengarahkan kendaraan ke tembok Universitas BSI. Namun, upaya tersebut tidak berhasil menghindari tabrakan dengan para korban.
Akibat kejadian itu, enam orang meninggal dunia dan enam lainnya mengalami luka-luka. Satu korban meninggal dunia dievakuasi ke RS Siloam, sedangkan lima korban lainnya dibawa ke RSUD Bekasi.
Sementara itu, empat korban luka-luka menjalani perawatan di RS Juwita dan dua lainnya dirawat di RS Siloam.
"Korban meninggal dunia diperkirakan sudah meninggal di lokasi kejadian berdasarkan kondisi saat kami melakukan evakuasi ke ambulans," ujarnya.

Proses evakuasi korban kecelakaan di Jalan Cut Meutia, Kelurahan Sepanjang Jaya, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi. (Metro TV/ Ahmad Nur Hidayat)
Berdasarkan keterangan warga sekitar yang dihimpun kepolisian, para korban saat itu sedang menunggu bus di lokasi kejadian. Di sekitar lokasi sebenarnya terdapat plang bertuliskan halte bus, meskipun fasilitas halte belum memadai.
Polisi telah mengamankan sopir truk, sejumlah saksi dari masyarakat, serta saksi dari anggota kepolisian yang berada di lokasi kejadian. Pengemudi selanjutnya menjalani pemeriksaan untuk mendalami penyebab kecelakaan.
Terkait kondisi kelayakan kendaraan, pihaknya masih melakukan penyelidikan. Rojali belum dapat memastikan apakah truk tersebut memenuhi persyaratan untuk beroperasi.
"Kami harus melakukan penelitian karena penyebab kecelakaan masih dalam proses penyelidikan," ungkap Rojali
Pasca-kecelakaan, arus lalu lintas dari arah Unisma menuju Rawa Panjang mengalami kemacetan. Petugas kepolisian masih melakukan penanganan di lokasi sekaligus mengumpulkan keterangan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan.