Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. FOTO: Kemenkeu
Menkeu: Pemerintah Terus Kawal Penyerapan Belanja Lebih Merata dan Berkualitas
Angga Bratadharma • 29 August 2023 16:38
Jakarta: Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan dari total belanja negara 2022 sebesar Rp3.096,3 triliun, sebagian manfaatnya dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Hal ini disampaikannya dalam Rapat Paripurna DPR.
Mengutip keterangan tertulis, Selasa, 29 Agustus 2023, rapat tersebut beragendakan Tanggapan Pemerintah terhadap Pandangan Fraksi-Fraksi atas Rancangan Undang-Undang tentang Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan APBN Tahun Anggaran 2022 di Jakarta.
Ia mengaku belanja tersebut langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat melalui Program Keluarga Harapan bagi 9,9 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan realisasi Rp28,55 triliun, pemberian subsidi listrik sebesar Rp56,13 triliun kepada 38,98 juta pelanggan, dan subsidi LPG tiga kg sebanyak 7,8 juta metrik ton sebesar Rp100,39 triliun.
Subsidi dan kompensasi BBM mencapai Rp322,4 triliun
Kemudian, subsidi dan kompensasi BBM mencapai Rp322,4 triliun atau sebanyak 65,2 juta kilo liter, pemberian beasiswa PIP dengan realisasi Rp11,14 triliun kepada 20,1 juta siswa, dan program prakerja bagi lima juta pekerja sebesar Rp16,36 triliun.Selanjutnya di bidang kesehatan, antara lain untuk peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) melalui JKN sebanyak 96,7 juta jiwa sebesar Rp43,73 triliun. Sementara di bidang infrastruktur antara lain dengan pembangunan jalan strategis sepanjang 1.435 km dengan nilai investasi Rp7,73 triliun, dan pembangunan jembatan sepanjang 12,4 km senilai Rp2,03 triliun.
"Pemerintah terus mengawal penyerapan belanja agar lebih merata dan berkualitas, mengukur indikator kinerja pelaksanaan anggaran atau IKPA. Pemerintah melakukan monitoring evaluasi belanja baik di tingkat pusat dan daerah melalui forum evaluasi pelaksanaan anggaran," ungkap Menkeu.