Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin dalam Breaking News Metro TV, Rabu, 29 April 2026. Foto: Tangkapan Layar.
Kecelakaan Kereta, PT KAI Evaluasi Internal dan Eksternal
Siti Yona Hukmana • 29 April 2026 11:59
Jakarta: PT Kereta Api Indonesia (KAI) melakukan evaluasi baik internal dan eksternal imbas kecelakaan kereta yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat. Evaluasi ini dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang.
"Selanjutnya atas kejadian ini kami dan pihak-pihak yang terkait juga telah dan sedang melakukan tentunya evaluasi internal dan eksternal, bagaimana kami meningkatkan atau memastikan lebih pasti lagi masalah aspek operasional keselamatan," kata Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin dalam Breaking News Metro TV, Rabu, 29 April 2026.
"Nanti (KNKT) akan secara resmi mengumumkan penyebab dan rekomendasi dari accident yang kemarin terjadi," ungkap Bobby.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi saat konferensi pers bersama PT KAI. Foto: Tangkapan Layar.
Kecelakaan terjadi saat kereta rel listrik (KRL) PLB 5568A relasi Cikarang–Kampung Bandan ditabrak kereta jarak jauh Argo Bromo relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, KM 28+920, pada Senin malam, 27 April 2026 pukul 20.52 WIB. Akibat insiden ini, 106 penumpang menjadi korban.
Sebanyak 91 luka-luka dan 15 orang meninggal. Data terbaru, 53 korban luka di antaranya masih dirawat dan 38 orang lainnya diperbolehkan pulang.