Kapal Induk USS Gerald R. Ford Tinggalkan Timur Tengah, Trump Putus Asa?

Kapal Induk Amerika Serikat (AS) USS Gerald R. Ford. Foto: Anadolu

Kapal Induk USS Gerald R. Ford Tinggalkan Timur Tengah, Trump Putus Asa?

Fajar Nugraha • 30 April 2026 18:11

Washington: Kapal induk Amerika Serikat (AS) USS Gerald R. Ford dijadwalkan meninggalkan kawasan Timur Tengah dan kembali ke pangkalan asalnya dalam beberapa hari mendatang.

Langkah ini diambil di tengah kebuntuan pembicaraan damai antara Amerika Serikat dan Iran yang belum menunjukkan kemajuan.

Laporan The Washington Post yang mengutip sejumlah pejabat AS menyebutkan bahwa USS Gerald R. Ford, satu dari tiga kapal induk yang saat ini ditempatkan di Timur Tengah, diperkirakan tiba di pelabuhan asalnya di Virginia pada pertengahan Mei.

Penugasan ini mencatat rekor penempatan selama 309 hari, yang merupakan durasi terlama bagi kapal induk modern Amerika Serikat.

Kepergian kapal induk Ford akan menyisakan USS George H.W. Bush dan USS Abraham Lincoln yang tetap beroperasi di Laut Arab. Di wilayah tersebut, Angkatan Laut AS terus menjalankan instruksi blokade yang menargetkan kapal-kapal pengangkut minyak maupun komoditas dari pelabuhan-pelabuhan Iran.

Pergerakan armada ini menyusul eskalasi militer setelah Amerika Serikat dan Israel meluncurkan serangan gabungan ke Iran pada 28 Februari lalu. Iran membalas aksi tersebut dengan menyerang Israel dan negara-negara kawasan lainnya yang menampung aset-aset militer Amerika Serikat.

Otoritas Iran melaporkan bahwa operasi gabungan AS-Israel telah menewaskan lebih dari 3.300 orang sebelum akhirnya Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata selama dua minggu pada 8 April melalui mediasi Pakistan.

Meski awalnya dijadwalkan berakhir pada 22 April, Presiden AS Donald Trump mengumumkan perpanjangan gencatan senjata tersebut untuk jangka waktu yang tidak ditentukan pada 21 April. Keputusan ini diambil atas permintaan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif serta Kepala Staf Militer Pakistan Asim Munir.

(Kelvin Yurcel)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fajar Nugraha)