Presiden Prabowo Subianto berjabat tangan dengan PM India Narendra Modi di Jakarta, Selasa, 7 Juli 2026. (YouTube / TVRI)
Kemitraan Indonesia-India Masuk Fase Baru dengan Fokus Pertahanan dan Maritim
Willy Haryono • 7 July 2026 13:23
Jakarta: Perdana Menteri India Narendra Modi menyatakan bahwa Indonesia dan India telah sepakat memperkuat kemitraan strategis di berbagai sektor, mulai dari pertahanan, keamanan maritim hingga pembangunan ekonomi.
Dalam pernyataan bersama usai pertemuan bilateral dengan Presiden Prabowo Subianto di Jakarta, Selasa, 7 Juli 2026, Modi menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat serta penghargaan tertinggi Indonesia yang diterimanya.
Menurut dia, penghargaan tersebut mencerminkan eratnya hubungan historis kedua negara.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo, Pemerintah Indonesia, dan masyarakat Indonesia. Penghargaan ini mencerminkan hubungan dekat dan bersejarah antara India dan Indonesia," ujarnya.
Modi mengatakan hubungan kedua negara memperoleh energi baru dalam beberapa tahun terakhir. Kemitraan Strategis Komprehensif yang disepakati pada 2018, lanjutnya, kini terus berkembang melalui kerja sama di bidang pertahanan, teknologi, pendidikan, hingga kebudayaan.
Ia meyakini pertemuan kali ini akan menjadi awal baru dalam hubungan bilateral yang memberi manfaat tidak hanya bagi kedua negara, tetapi juga bagi kawasan dan dunia.
Di sektor keamanan, kedua pemimpin sepakat meningkatkan kerja sama pertahanan, manajemen bencana, industri pertahanan, serta kerja sama antarpenjaga pantai.
Selain itu, India dan Indonesia juga akan memperkuat koordinasi untuk menjaga keamanan maritim di Samudra Hindia.
Sebagai dua negara maritim, Modi mengatakan kedua negara juga menyepakati peningkatan kerja sama dalam ekonomi biru, pembangunan pelabuhan, serta perdagangan maritim.
Ia juga menambahkan bahwa peningkatan kepercayaan antara kedua negara menjadi landasan penting bagi perluasan kerja sama strategis di berbagai bidang.
Baca juga: Pelukan Hangat Presiden Prabowo Sambut PM India Modi di Istana