Warga Malang Temukan Jasad Bayi Mengapung di Saluran Irigasi

Penemuan jasad bayi laki-laki di saluran irigasi persawahan di Desa Sukonolo, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur

Warga Malang Temukan Jasad Bayi Mengapung di Saluran Irigasi

Daviq Umar Al Faruq • 4 July 2026 15:24

Malang: Warga Desa Sukonolo, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, digegerkan dengan penemuan jasad bayi laki-laki di saluran irigasi persawahan. Peristiwa tragis ini kini dalam penanganan intensif pihak kepolisian untuk mengungkap pelaku pembuangan bayi tersebut.

Kasihumas Polres Malang, AKP M Budiono, menjelaskan kronologi penemuan. Peristiwa berawal saat warga mencium bau menyengat yang sangat kuat di sekitar area persawahan pada Kamis, 2 Juli 2026. Rasa penasaran warga terjawab setelah menemukan sumber bau yang ternyata berasal dari jasad bayi di aliran irigasi.

"Saksi kemudian menemukan sesosok bayi laki-laki mengapung di saluran irigasi. Penemuan itu langsung dilaporkan kepada perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Bululawang untuk dilakukan penanganan," kata Budiono, Sabtu, 4 Juli 2026.

Menerima laporan tersebut, tim dari Polsek Bululawang bersama Satreskrim Polres Malang dan Puskesmas setempat segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Evakuasi jasad bayi dilakukan dengan hati-hati untuk mengumpulkan bukti pendukung di lokasi penemuan.

 



"Hasil pemeriksaan awal, bayi berjenis kelamin laki-laki dengan panjang tubuh sekitar 25 sentimeter dan tali pusar masih menempel. Selanjutnya jenazah dievakuasi ke RSUD Kanjuruhan untuk dilakukan pemeriksaan medis sebagai bagian dari proses penyelidikan," ujar Budiono.

Kepolisian saat ini bergerak cepat melakukan pendalaman untuk menelusuri identitas orang tua bayi. Polisi juga memintai keterangan saksi-saksi yang berada di sekitar lokasi untuk memperkuat dugaan tindak pidana.

"Saat ini penyidik masih mengumpulkan keterangan dari para saksi, melakukan pendalaman di sekitar lokasi penemuan, serta menunggu hasil pemeriksaan medis. Semua temuan akan menjadi bagian dari proses penyelidikan guna mengungkap secara utuh peristiwa tersebut," kata Budiono.

(Whisnu M)