Ancaman Virus Nipah, Wamenkes: India Tak Ingin Kasus Menyebar ke Negara Lain

Wakil Menteri Kesehatan, Benjamin Paulus Octavianus. Metrotvnews.com/Ahmad Mustaqim

Ancaman Virus Nipah, Wamenkes: India Tak Ingin Kasus Menyebar ke Negara Lain

Ahmad Mustaqim • 29 January 2026 16:45

Yogyakarta: Penyebaran virus Nipah dari India tengah diwaspadai. Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus mengatakan, India sebagai negara asal virus tersebut, memastikan agar tidak menyebar ke banyak negara.

"Mereka (India) juga enggak mau kasus itu terbang ke negara lain. Tapi Tailan sebagai tempat transit, itu segera jaga-jaga," kata Wakil Menteri Kesehatan, Benjamin Paulus Octavianus ditemui di Kantor Gubernur DIY pada Kamis, 19 Januari 2026. 


Ilustrasi berbagai macam buah. (freepik)

Benjamin mengungkap virus Nipah ada sejak 1998 di India, dan tercatat ada dua kasus tahun ini. Dia membenarkan bahwa angka kematian virus Nipah sangat tinggi, tetapi jumlah kasus di dunia belum mencapai 1.000. 

"Jadi, belum sampai Indonesia. Di Tailan sudah bagus dilakukan screening," ujar Benjamin. 

Benjamin mengungkapkan Indonesia sebagai salah satu tujuan wisata otomatis melakukan skrining. Ia mengatakan alat deteksi telah mumpuni mendeteksi indikasi dugaan apabila ada penyebaran virus tersebut. 

"Indonesia itu otomatis sudah melakukan skrining. Jadi kita punya alat deteksi di airport yang pasien suhu tinggi sudah bisa di deteksi. Tapi memang proses skrining seperti COVID belum kita lakukan," ucapnya. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)