Mantan juara kelas terbang (flyweight) One Pride MMA, Suwardi, membuka lembaran baru dengan terlibat dalam produksi film aksi yang mengangkat unsur seni bela diri Indonesia. Dokumentasi/ Instagram Suwardi.
Usai Tinggalkan Arena MMA, Suwardi Pilih Kenalkan Silat Lewat Film
Deny Irwanto • 13 July 2026 18:11
Jakarta: Salah satu petarung terbaik di arena Mixed Martial Arts (MMA), Suwardi memilih jalur baru untuk melanjutkan kecintaannya pada dunia bela diri. Mantan juara kelas terbang (flyweight) One Pride MMA itu kini ingin mengenalkan pencak silat kepada masyarakat melalui film layar lebar.
Bagi Suwardi, keputusan meninggalkan arena pertandingan bukan berarti berhenti berjuang. Justru, ia melihat dunia perfilman sebagai ruang yang mampu menjangkau lebih banyak orang, terutama generasi muda, untuk mengenal seni bela diri asli Indonesia.
"Selama ini saya bertarung di sangkar besi untuk diri saya sendiri. Sekarang saya ingin bertarung untuk sesuatu yang lebih besar — mengangkat Pencak Silat, khususnya PSHT, supaya dikenal bukan hanya sebagai warisan budaya, tapi sebagai seni bela diri yang benar-benar efektif dan bisa berdiri sejajar dengan disiplin tarung dunia," kata Suwardi dalam keterangan pers dikutip, Senin, 13 Juli 2026.
Kini, pengalaman bertarung tersebut dibawa ke dunia perfilman. Bersama rumah produksi IDM Film, Suwardi tidak hanya tampil sebagai pemeran, tetapi juga ikut menyusun koreografi sekaligus menyutradarai sejumlah adegan laga agar terlihat lebih realistis.
"Saya belajar Jiu-Jitsu, saya belajar Muaythai, tapi fondasi saya tetap silat. Dari situ saya kembangkan gaya bertarung yang menggabungkan semuanya — silat sebagai jiwa, MMA sebagai wadahnya. Ini yang ingin saya perkenalkan ke Indonesia. Teknik ini lahir dari tanah kita sendiri," jelas Suwardi.

Film Leave No One Behind (LNOB) dijadwalkan tayang di jaringan bioskop Cinema XXI mulai 23 Juli 2026. Dokumentasi/ Instagram Suwardi.
Menurut Suwardi, berpindah dari arena pertandingan ke layar lebar merupakan bagian dari perjuangan yang sama, hanya berbeda media penyampaiannya.
"Buat saya, ini bukan pensiun. Ini pindah medan. Yang saya perjuangkan tetap sama: seni bela diri Indonesia. Dulu lewat pertandingan, sekarang lewat layar lebar supaya bisa sampai ke lebih banyak orang, terutama anak-anak muda," ungkapnya.
Film yang dibintanginya mengangkat kisah tentang keberanian, tanggung jawab, dan pengorbanan. Suwardi mengaku sebagian besar adegan laga dirancang menggunakan teknik yang selama ini ia kuasai ketika masih aktif bertanding.
"Filmnya soal keberanian dan tanggung jawab — tentang tidak meninggalkan siapa pun di belakang. Saya bermain sebagai orang yang harus memilih antara rasa takut dan kewajiban. Banyak adegan tarung di dalamnya saya rancang sendiri, dan semuanya pakai teknik yang selama ini saya latih. Saya ingin penonton merasakan bahwa aksi di film ini nyata, bukan sekadar koreografi," tuturnya.
Film Leave No One Behind (LNOB) dijadwalkan tayang di jaringan bioskop Cinema XXI mulai 23 Juli 2026. Melalui karya tersebut, Suwardi berharap pencak silat tidak hanya dikenal sebagai warisan budaya, tetapi juga semakin dipahami sebagai seni bela diri yang relevan dan mampu berkembang di tengah olahraga tarung modern.