Lawang Sewu Jadi Saksi Panjang Sejarah Kereta Api Indonesia

Lawang Sewu. Foto: Istimewa.

Lawang Sewu Jadi Saksi Panjang Sejarah Kereta Api Indonesia

Kautsar Widya Prabowo • 12 September 2026 22:09

Jakarta: Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan perjalanan kereta api memiliki hubungan erat dengan perkembangan berbagai kota di Indonesia. Khususnya, Semarang yang memiliki destinasi wisata Lawang Sewu yang menyimpan banyak sejarah perjalanan perkeretaapian Indonesia.

"Lawang Sewu menjadi salah satu peninggalan yang menyimpan cerita perjalanan perkeretaapian dari masa lalu hingga saat ini. Masyarakat dapat mengenal sejarah tersebut melalui bangunan, koleksi, dan informasi yang tersedia saat berkunjung," ujar Anne dalam keterangan tertulis, Sabtu, 12 September 2026.

Menurut Anne, Stasiun Tawang dan Stasiun Semarang Poncol juga menjadi bagian penting dalam konektivitas masyarakat yang berkunjung ke Kota Semarang. Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, sebanyak 1.262.315 pelanggan tercatat naik dan turun di Stasiun Tawang.

Sementara itu, Stasiun Semarang Poncol melayani 1.867.005 pelanggan naik dan turun pada periode yang sama. Jumlah tersebut terdiri atas 902.984 pelanggan naik dan 964.021 pelanggan turun.

Di sisi lain, Lawang Sewu juga mencatat tingginya jumlah kunjungan wisatawan. Sepanjang 2024, destinasi heritage tersebut dikunjungi 639.091 orang.


Ilustrasi kereta api. Foto: Istimewa.

Jumlah kunjungan pada 2025 mencapai 620.550 orang. Sementara itu, sepanjang Januari hingga Agustus 2026, tercatat sebanyak 376.997 pengunjung.

Dengan demikian, total kunjungan ke Lawang Sewu sepanjang 2024 hingga Agustus 2026 mencapai 1.636.638 pengunjung.

"Lawang Sewu menjadi salah satu destinasi heritage di Kota Semarang yang dapat dikunjungi masyarakat untuk menikmati suasana sejarah sekaligus mengenal perjalanan panjang perkeretaapian Indonesia," tandas Anne.

(Gabriella Thesa Widiari)