Keluarga Penumpang KM Virgo Transport 8 Mulai Berdatangan di Posko Pelabuhan Tanjung Perak

Salah satu petugas mengatakan petugas posko hanya menerima data data dari keluarga kemudian di cross check dengan data di Banjarmasin. Termasuk data Ante Mortem. MI

Keluarga Penumpang KM Virgo Transport 8 Mulai Berdatangan di Posko Pelabuhan Tanjung Perak

Faishol Taselan • 14 September 2026 17:26

Surabaya: Sejumlah keluarga penumpang Kapal Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa terus mendatangi Posko Gabungan di Gapura Surya Nusantara (GSN), Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Keluarga korban datang dari sejumlah daerah di Jawa Timur, di antaranya Lamongan, Nganjuk, Kediri, dan Tuban. Mereka mendatangi posko untuk memperoleh informasi mengenai anggota keluarga yang menjadi penumpang kapal tersebut.

Di posko, keluarga mencocokkan nama anggota keluarganya dengan daftar manifes penumpang yang dimiliki petugas. Mereka juga menyerahkan sejumlah data pribadi untuk membantu proses pencocokan identitas korban yang ditemukan dan berada di Posko Banjarmasin.

Salah satu keluarga yang datang ke Posko GSN ialah Istiana, warga Waru, Sidoarjo. Ia mencari Dede Farandika, salah satu anak buah kapal (ABK) Virgo Transport 8 yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.

Istiana mengatakan komunikasi terakhir dengan Dede berlangsung sekitar pukul 02.00 WIB. Setelah itu, Dede tidak lagi dapat dihubungi. Pihak keluarga kemudian memperoleh informasi mengenai kecelakaan kapal tersebut sekitar pukul 10.00 WIB.

"Sekitar pukul pukul 10.00, keluarga dikasih tahu kapalnya tenggelam di Laut Jawa,” katanya saat ditemui di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Senin, 14 September 2026.
 


Istiana masih berharap Dede ditemukan dalam kondisi selamat. Meski nama keponakannya belum tercantum dalam daftar korban yang telah ditemukan, ia tetap berupaya mencari informasi mengenai keberadaannya.

Karena itu, Istiana mendatangi posko untuk memastikan apakah Dede ditemukan di Surabaya atau berada di Banjarmasin.

Ia juga telah menanyakan informasi tersebut kepada petugas posko. Menurut informasi yang diterimanya, seluruh korban nantinya akan dibawa ke Surabaya. Namun, proses tersebut masih menunggu perkembangan evakuasi korban dari Banjarmasin.


Petugas gabungan mengevakuasi satu jasad berjenis kelamin laki-laki menggunakan kantong jenazah dari Kapal tanker MT Mauhau yang merupakan korban kecelakaan Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 dari total 243 korban di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Kalima


Petugas di Posko GSN menerima data yang diserahkan keluarga korban untuk selanjutnya dicocokkan dengan data korban yang berada di Banjarmasin.

Proses pencocokan juga mencakup data ante mortem yang dikumpulkan dari keluarga. Data tersebut menjadi bagian dari informasi yang digunakan petugas dalam proses identifikasi korban.

Keluarga korban masih berdatangan ke posko untuk memberikan informasi mengenai anggota keluarganya yang berada di dalam kapal. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan silang terhadap data yang diterima dengan informasi dari posko di Banjarmasin.

(Whisnu M)