Fasilitas nuklir Bushehr milik Iran. (Press TV)
Trump Sebut Pengambilan Cadangan Uranium Iran Akan Makan Waktu Lama
Willy Haryono • 21 April 2026 15:54
Washington: Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa pengambilan cadangan uranium yang diperkaya milik Iran akan memakan waktu lama, karena membutuhkan proses panjang dan sulit.
"Operasi Midnight Hammer adalah penghancuran total dan menyeluruh terhadap lokasi-lokasi penyimpanan debu nuklir di Iran," ucap Trump, merujuk pada operasi militer AS yang ia perintahkan di Iran pada Juni 2025.
Kala itu, Trump mengklaim bahwa fasilitas nuklir Iran sudah benar-benar hancur.
Kala itu, Trump mengklaim bahwa fasilitas nuklir Iran sudah benar-benar hancur.
“Menggalinya kembali akan menjadi proses panjang dan sulit,” ucap Trump, merujuk pada kondisi cadangan uranium yang disebut telah menjadi serpihan akibat serangan tersebut.
Pernyataan ini disampaikan menjelang kemungkinan pembicaraan tingkat tinggi antara Amerika Serikat dan Iran yang direncanakan berlangsung di Islamabad, Pakistan.
Dilansir dari Anadolu Agency, Selasa, 21 April 2026, Trump sebelumnya mengumumkan bahwa delegasi AS akan terbang ke Islamabad untuk melanjutkan negosiasi, meski pihak Iran belum mengonfirmasi keikutsertaannya.
Iran disebut meminta pencabutan blokade AS di Selat Hormuz sebagai syarat utama sebelum melanjutkan pembicaraan lebih lanjut.
Sebelumnya, pertemuan langsung tingkat tinggi antara kedua negara telah digelar pada 11–12 April di Islamabad, namun belum menghasilkan kesepakatan konkret sejak hubungan diplomatik keduanya terputus pada 1979. (Keysa Qanita)
Baca juga: Skenario Penyerahan Uranium Iran Bisa Jadi Terobosan Diplomasi
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com