Menkomdigi Dorong Transformasi Layanan Publik Lewat Ruang Digital

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid. Foto: Istimewa.

Menkomdigi Dorong Transformasi Layanan Publik Lewat Ruang Digital

Siti Yona Hukmana • 15 April 2026 23:09

Jakarta: Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mendorong transformasi layanan publik dengan memperluas akses ke ruang digital. Sehingga, memungkinkan masyarakat mendapatkan layanan lebih optimal.

Meutya mengatakan layanan PANDAWA milik BPJS Kesehatan, yang kini menghadirkan layanan administrasi 24 jam melalui kanal WhatsApp menjadi salah satu contoh perluasan layanan publik ke ruang digital.

“Masyarakat telah hidup di ruang digital, maka layanan publik juga harus mengikuti. Kita yang mengikuti masyarakat, bukan masyarakat yang harus mengikuti kebijakan kita,” kata Meutya dalam keterangan resminya, dilansir Antara, Rabu, 15 April 2026.

Ia mengatakan konektivitas digital nasional cukup akomodatif untuk mendukung perluasan layanan tersebut. Di samping itu, berdasarkan riset, sebanyak 80,66 persen penduduk Indonesia atau sekitar 230 juta jiwa telah terhubung ke internet dan mayoritas menggunakan layanan komunikasi berbasis layanan mengirim pesan (chat).

Maka dari itu, langkah BPJS Kesehatan memanfaatkan WhatsApp sebagai bagian layanan digitalnya dinilai sudah tepat.

“Sekitar 90,8 persen pengguna internet di Indonesia menggunakan platform komunikasi chat. Ini menunjukkan layanan berbasis chat merupakan pilihan yang sangat tepat untuk menjangkau masyarakat luas,” kata Meutya.

Menkomdigi Meutya Hafid dalam acara peluncuran PANDAWA 24 Jam milik BPJS Kesehatan. Foto: Metrotvnews.com/Richard Alkhalik.

Menkomdigi mengapresiasi kehadiran inovasi BPJS Kesehatan lewat PANDAWA 24 jam yang sejalan dengan langkah konkret transformasi digital nasional. Ia berharap ke depannya semakin banyak layanan publik yang lebih proaktif dan terintegrasi secara digital melalui kolaborasi lintas sektor, guna meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus menekan inefisiensi dari sisi anggaran dan waktu.

“Keberhasilan transformasi digital sangat ditopang oleh kolaborasi. Kami berharap layanan ini meningkatkan kepercayaan publik dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat,”ungkap Meutya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Siti Yona Hukmana)