Relawan membersihkan material lumpur sisa banjir di salah satu sekolahan. Metrotvnews.com/ Rhobi Shani.
20 Ribu Jiwa Warga Demak Terdampak Banjir
Rhobi Shani • 21 February 2026 14:08
Demak: Banjir yang terjadi di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, sejak beberapa hari lalu hingga kini belum sepenuhnya surut. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Demak mencatat sekitar 6.084 kepala keluarga atau 20.210 jiwa terdampak banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Tuntang dan Cabean.
Kepala BPBD Demak, Agus Sukiyono, menyampaikan bahwa saat ini banjir masih merendam lima desa di satu kecamatan. Wilayah yang masih terdampak meliputi Desa Sayung, Desa Kalisari, Desa Loireng, Desa Prampelan, dan Desa Karangasem.
Selain berdampak pada sekitar 6.084 kepala keluarga atau 20.210 jiwa, data BPBD Kabupaten Demak menunjukan ada 5.170 rumah terendam. Banjir juga berdampak pada 36 tempat ibadah, 27 fasilitas pendidikan, 6 fasilitas kesehatan, dan 22 tempat pemakaman umum.
"Untuk lahan pertanian yang terdampak seluas 858 hektare dan 7 hektare tambak ikan," kata Agus.

Relawan membersihkan material lumpur sisa banjir di salah satu sekolahan. Metrotvnews.com/ Rhobi Shani.
Sementara itu, kondisi banjir di Kecamatan Guntur dan Kecamatan Kebonagung dilaporkan telah surut. Meski demikian, proses penanganan darurat masih terus dilakukan, terutama di titik-titik tanggul jebol Sungai Tuntang dan Sungai Cabean.
Sebagai langkah pengamanan, pengalihan arus lalu lintas masih diberlakukan di ruas Jalan Raya Purwodadi–Semarang untuk menghindari risiko bagi pengguna jalan.