Visual Gunung Merapi. (Magma Indonesia
Merapi dan Semeru Level III Siaga, Waspadai Aktivitas Vulkanik
Lukman Diah Sari • 6 April 2026 10:24
Jakarta: Status dua gunung api aktif di Indonesia, yakni Gunung Merapi dan Gunung Semeru, berada di Level III (Siaga). Dua gunung api tersebut memperlihatkan adanya peningkatan aktivitas vulkanik.
Petugas Pengawas Gunung Api (PPGA) Merapi, Alzwar Nurmanaji, melaporkan aktivitas Merapi pada 6 April 2026, pukul 00.00–06.00 WIB didominasi gempa guguran dan gempa hybrid. Tercatat sebanyak 35 kali gempa guguran dengan amplitudo 2–31 mm dan durasi 70,04–175,12 detik, serta 28 kali gempa hybrid/fase banyak.
"Secara visual, gunung terlihat jelas hingga tertutup kabut, dengan asap kawah berwarna putih tebal setinggi sekitar 100 meter dari puncak. Selain itu, teramati enam kali guguran lava ke arah Kali Sat/Putih dengan jarak luncur maksimum mencapai 1.900 meter," ujar Alzwar melansir laman resmi Magma Indonesia, Senin, 6 April 2026.
"Secara visual, gunung terlihat jelas hingga tertutup kabut, dengan kondisi cuaca cerah hingga berawan dan angin lemah," ungkap Sigit.

Pantauan Gunung Semeru, Senin Pagi, 6 April 2026. (Magma Indonesia)
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengingatkan potensi bahaya Gunung Merapi saat ini meliputi guguran lava dan awan panas, terutama di sektor selatan hingga barat daya, serta sektor tenggara. Sementara lontaran material vulkanik dapat menjangkau radius hingga 3 kilometer dari puncak.
Adapun di Gunung Semeru, masyarakat diminta tidak beraktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak. Potensi bahaya berupa awan panas, guguran lava, dan lahar juga perlu diwaspadai di sepanjang aliran sungai yang berhulu dari puncak.
Masyarakat di sekitar kedua gunung diimbau untuk tidak melakukan aktivitas di zona berbahaya, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi lahar saat hujan, serta mengantisipasi dampak abu vulkanik.