Prabowo Perintahkan PLN-Pertamina Segera Pangkas Anak dan Cucu Perusahaan

Presiden Prabowo Subianto (kanan) memimpin rapat terbatas di kediaman pribadi Presiden, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (9/8/2026). ANTARA/HO-Sekretariat Kabinet.

Prabowo Perintahkan PLN-Pertamina Segera Pangkas Anak dan Cucu Perusahaan

Achmad Zulfikar Fazli • 10 August 2026 07:36

Jakarta: Presiden Prabowo Subianto memerintahkan petinggi BUMN, khususnya Pertamina dan PLN, untuk segera memangkas anak-cucu perusahaan beserta unit-unit usaha di bawahnya. Pemangkasan dinilai penting guna meningkatkan efisiensi dan produktivitas usaha.

Hal ini disampaikan Presiden Prabowo dalam rapat terbatas di kediaman pribadi Presiden, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu malam, 9 Agustus 2206. Presiden memberikan instruksi langsung itu kepada beberapa menteri dan Direktur Utama PT Pertamina Simon Aloysius Mantiri.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, yang mengikuti rapat tersebut, menjelaskan pemangkasan anak dan cucu perusahaan yang disebut sebagai layer-layer juga bertujuan mempercepat waktu pengambilan keputusan terutama pada masa dan persoalan krusial.

"Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo juga memerintahkan pengurangan layer-layer dan anak cucu perusahaan di Pertamina, PLN, dan BUMN lainnya. Pemangkasan ditujukan agar pengambilan keputusan menjadi lebih cepat, produktivitas lebih meningkat, dan efisiensi seluruh BUMN lebih terjaga," kata Seskab Teddy dalam keterangan resmi Sekretariat Kabinet, dilansir dari Antara, Senin, 10 Agustus 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Teddy menyampaikan Dirut Pertamina Simon Aloysius Mantiri juga melaporkan kemajuan program mandatory Biodiesel 50 persen (B50) sejak diluncurkan pada Juli 2026. Simon kemudian melapor langsung kepada Presiden mengenai kesiapan infrastruktur Pertamina menjalankan program mandatory bio-ethanol pemerintah.

Presiden Prabowo Subianto menerima laporan dari Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala Badan Pengelola Investasi Danantara, Rosan Perkasa Roeslani. Foto- Setkab

Terkait efisiensi di lingkungan BUMN, CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani telah melaporkan tindak lanjut dari instruksi Presiden untuk mengurangi layer-layer, di antaranya seperti anak dan cucu BUMN, pada pekan lalu.

"Arahan-arahan Beliau (Presiden) juga untuk pengurangan layer-layer, terutama di perusahaan-perusahaan BUMN yang besar (seperti) Pertamina, PLN, dan yang lain-lainnya agar pengambilan keputusan juga menjadi lebih cepat, produktivitas juga lebih meningkat, efisiensi juga lebih terjaga, dan juga tentu saja (diikuti) di BUMN-BUMN lainnya," kata Rosan di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Kamis, 6 Agustus 2026.

Rosan mengatakan perampingan (streamlining) telah dilakukan pada 274 perusahaan per akhir Juli 2026.

(Achmad Zulfikar Fazli)