Beasiswa Patriot, Strategi Pemerintah Bangun Pusat Ekonomi Baru di Daerah

Kementerian Transmigrasi meluncurkan Program Beasiswa Patriot. Foto: Dok. Kementerian Transmigrasi.

Beasiswa Patriot, Strategi Pemerintah Bangun Pusat Ekonomi Baru di Daerah

Fachri Audhia Hafiez • 21 January 2026 11:18

Jakarta: Kementerian Transmigrasi meluncurkan Program Beasiswa Patriot untuk mencetak talenta terdidik yang mampu menjadi motor penggerak ekonomi di kawasan transmigrasi. Program ini difokuskan pada pengembangan kepemimpinan lapangan dan kemampuan manajerial masyarakat yang dinilai tidak akan bisa tergantikan oleh kecanggihan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).

“Teknologi penting, tapi masa depan Indonesia ditentukan oleh manusia yang mau turun ke lapangan, memimpin, dan menggerakkan masyarakat. Itulah yang kami siapkan melalui Beasiswa Patriot,” ujar Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara dalam Rapat Koordinasi Perguruan Tinggi Mitra Transmigrasi Patriot 2026 di Jakarta, Selasa, 20 Januari 2026.
 



Iftitah menjelaskan, para penerima beasiswa ini nantinya memegang mandat besar untuk mengelola potensi wilayah di kawasan transmigrasi menjadi kegiatan ekonomi berkelanjutan. Ia menekankan bahwa kehadiran pemimpin fisik di tengah masyarakat tetap menjadi kunci utama pembangunan nasional yang tidak bisa diserahkan sepenuhnya kepada sistem digital.

“Kita butuh orang-orang yang bisa membangun kepercayaan, menyatukan masyarakat, dan mengambil keputusan di situasi nyata. Di ruang-ruang seperti inilah peran manusia tidak tergantikan,” tegas Iftitah.

Setelah menyelesaikan masa studi, para "Patriot" ini akan menjalani penugasan selama satu tahun untuk mengembangkan sektor industri lokal, perikanan, hingga kesehatan. Iftitah menargetkan kehadiran mereka dapat membuka lapangan kerja nyata di daerah penugasan masing-masing.

“Target akhirnya jelas, lahir pusat-pusat ekonomi baru dan lapangan kerja bagi masyarakat setempat. Patriot kita hadir sebagai penggerak, bukan penonton,” imbuhnya.


Kementerian Transmigrasi meluncurkan Program Beasiswa Patriot. Foto: Dok. Kementerian Transmigrasi.

Program yang rencananya diluncurkan secara resmi pada Februari mendatang ini turut menggandeng 10 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) sebagai mitra. Selain menyasar mahasiswa, program ini juga membuka ruang bagi profesional, ASN, serta anggota TNI dan Polri untuk memperkuat dampak kepemimpinan di lapangan.

“Ini investasi jangka panjang. Indonesia membangun manusia unggul agar mampu memimpin di situasi yang tidak bisa dijawab oleh teknologi,” pungkas Iftitah.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)