Karhutla Semakin Mengkhawatirkan, BPBD Aceh Barat Minta Sekolah Diliburkan

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kabupaten Aceh Barat, Teuku Ronald. (ANTARA/HO-BPBD Aceh Barat)

Karhutla Semakin Mengkhawatirkan, BPBD Aceh Barat Minta Sekolah Diliburkan

Whisnu Mardiansyah • 20 January 2026 11:45

Aceh Barat: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat merekomendasikan meliburkan aktivitas belajar mengajar di Sekolah Dasar Negeri 8 Meulaboh. Sekolah yang berlokasi di Desa Suak Raya, Kecamatan Johan Pahlawan itu diliburkan akibat dampak asap dari kebakaran hutan dan lahan di daerah tersebut.

"Rekomendasi agar sekolah diliburkan karena kondisi kebakaran lahan di lapangan yang kian mengkhawatirkan," kata Pelaksana Tugas Kepala BPBD Kabupaten Aceh Barat, Teuku Ronald di Meulaboh seperti dilansir Antara, Selasa, 20 Januari 2026.

Ia mengatakan pihaknya telah mengambil langkah koordinatif lebih lanjut dengan instansi terkait. Langkah ini menyusul kondisi kabut asap yang semakin pekat di sekitar lokasi kebakaran lahan. Selain itu, indeks pencemaran udara di sekitar lokasi kejadian telah masuk dalam kategori tidak sehat. Kondisi ini mendesak perlunya penanganan lebih lanjut.
 


BPBD Aceh Barat telah berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan Aceh Barat, Husensah. Koordinasi ini untuk mencegah dampak kabut asap bagi para siswa yang sekolahnya berada tidak jauh dari lokasi kebakaran.

Teuku Ronald mengatakan masa libur berlaku efektif sejak Selasa, 20 Januari 2026. Libur akan berlangsung hingga kualitas udara dinyatakan membaik dan aman oleh pihak berwenang dan BPBD Aceh Barat.

Pihaknya meminta selama masa libur sekolah, siswa diimbau untuk tetap berada di dalam rumah dan mengurangi aktivitas luar ruangan. BPBD Aceh Barat menyatakan terus memantau titik api dan pergerakan asap. Masyarakat juga diminta tetap waspada dan segera melaporkan jika melihat adanya titik api baru di lingkungan sekitar.


Kebakaran lahan melanda Kabupaten Aceh Barat, Aceh. Dokumentasi: BPBD Aceh Barat

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)