2 Perjalanan KA Jalur Utara Masih Dibatalkan Akibat Banjir Pekalongan

Foto udara kereta api melintas dengan kecepatan terbatas di sekitar Stasiun Pekalongan, Kota Pekalongan, Jawa Tengah, Senin (19/1/2026). ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra/tom.

2 Perjalanan KA Jalur Utara Masih Dibatalkan Akibat Banjir Pekalongan

Whisnu Mardiansyah • 20 January 2026 13:21

Pekalongan: PT Kereta Api Indonesia (Persero) masih membatalkan perjalanan dua kereta api (KA) pada Selasa, 20 Januari 2026. Pembatalan ini meski jalur rel di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah, yang sempat tergenang banjir sudah dapat dilintasi.

"Petugas masih berupaya melakukan normalisasi jalur rel antara Stasiun Pekalongan dan Stasiun Sragi agar perjalanan segera normal," kata Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, saat dihubungi di Semarang seperti dilansir Antara, Selasa, 20 Januari 2026.

Dua KA yang masih dibatalkan perjalanannya adalah KA Sembrani dan KA Argo Bromo Anggrek relasi Surabaya-Jakarta. Kedua KA tersebut melintas di jalur utara Jawa Tengah dan berhenti di sejumlah stasiun di wilayah Daop Semarang.
 


Sementara itu, jalur rel antara Stasiun Pekalongan dan Stasiun Sragi yang sempat terendam banjir dan sudah surut sejak Senin, 19 Januari 2026 siang, sudah bisa dilintasi kereta dengan kecepatan terbatas.

Hingga Selasa, menurut dia, KA yang melintas di jalur tersebut masih dibatasi maksimal 40 kilometer per jam. Ia menuturkan petugas masih memantau dan melakukan penanganan lanjutan untuk memastikan stabilitas prasarana yang sempat terendam banjir.


Jalur kereta api terendam banjir. Dokumentasi/Istimewa

Luqman Arif memastikan keselamatan perjalanan KA menjadi prioritas dalam upaya pemulihan jalur yang sebelumnya terendam banjir. Sebelumnya, jalur KA di Pantura Jawa Tengah terputus sejak Minggu, 19 Januari 2026, menyusul banjir yang melanda wilayah Pekalongan. Banjir menggenangi jalur rel antara Stasiun Pekalongan dan Stasiun Sragi. Perjalanan sejumlah KA sempat dibatalkan akibat bencana alam tersebut.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)