Beras SPHP. Foto: dok Media Indonesia.
Persediaan Beras di Solo Raya Dipastikan Cukup Hingga Akhir Tahun
Triawati Prihatsari • 22 August 2026 20:23
Solo: Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Surakarta memastikan ketersediaan beras di wilayah Solo raya aman hingga akhir tahun 2026. Meski menghadapi musim kemarau, Bulog menyebut pasokan untuk program bantuan pangan dan stabilisasi harga pasar tetap berjalan normal.
Kepala Bulog Surakarta, Dwi Yuniarko, mengatakan persediaan beras di gudang Bulog untuk wilayah setempat saat ini berada di kisaran 103 ribu ton.
"Kami pastikan kecukupan stok untuk Solo raya aman hingga akhir tahun. Tidak perlu khawatir. Dalam artian, kami menyalurkan bantuan pangan periode Juli-September. Setiap Keluarga Penerima Bantuan (PBP) mendapat 10 kg per bulan, dan untuk 3 bulan sekaligus disalurkan 30 kg. Total penyaluran bantuan pangan 3 bulan mencapai sekitar 25 ribu ton," kata Dwi di Solo, Sabtu, 22 Agustus 2026.

Kepala Bulog Surakarta, Dwi Yuniarko. Metrotvnews.com/ Triawati Prihatsari.
"Penyerapan masih berjalan semaksimal mungkin. Tapi pasti mengalami penurunan karena harga gabah saat ini masih relatif tinggi. Saat ini, hasil pengamatan kami untuk harga gabah saat ini di kisaran Rp8.000,- " jelas Dwi.
Kendati demikian dia menyebut target penyerapan tahun ini sudah mencapai 100 persen dari realisasi. Untuk menjaga kualitas beras di gudang, Bulog melakukan perawatan rutin berupa spraying setiap bulan dan fumigasi setiap 2-3 bulan sekali.
"Kami pakai sistem FIFO, First In First Out. Barang yang pertama masuk, kami dahulukan keluar. Kami juga memastikan beras yang disimpan saat ini masih dalam kondisi baik dan tidak ada yang turun mutu di Gudang Bulog Kancab Surakarta," ujar Dwi.