Pendaki saat melakukan pendakian di kawasan Gunung Rinjani Lombok Nusa Tenggara Barat. ANTARA/HO-Balai TNGR NTB.
Ini Aturan Ketat Pendakian Gunung Rinjani
Whisnu Mardiansyah • 12 June 2026 10:03
Mataram: Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Nusa Tenggara Barat (NTB) mengingatkan para wisatawan untuk tetap mematuhi aturan pendakian di Gunung Rinjani, Lombok. Hal ini demi keselamatan dan kelestarian kawasan wisata tersebut.
"Sebelum kamu melangkah, kenali dulu aturan penting demi keselamatan diri sendiri dan kelestarian alam di kawasan Gunung Rinjani Lombok," kata Kepala Balai TNGR Nusa Tenggara Barat, Budy Kurniawan, di Mataram, seperti dilansir Antara, Jumat, 12 Juni 2026.
Ia mengatakan pendakian di kawasan wisata alam Gunung Rinjani bukan sekadar destinasi, tetapi kawasan konservasi dengan medan yang menantang. Oleh karena itu, para pengunjung atau wisatawan diminta tetap mematuhi ketentuan-ketentuan wajib bagi para pendaki.
Aturan pertama, setiap kelompok pendaki minimal terdiri dari dua orang. "Artinya, jangan mendaki sendirian. Rekan pendakian sangat penting untuk saling menjaga saat situasi darurat," katanya.
Selanjutnya, pengunjung wajib menggunakan pemandu atau pendaki berpengalaman. Medan pendakian di kawasan Gunung Rinjani memiliki karakteristik yang unik. Pemandu akan membantu memahami jalur dan prosedur keselamatan.
Selain itu, pendaki diharapkan memiliki pengalaman mendaki gunung lain. Jika ada pendaki yang berusia di bawah 17 tahun, mereka wajib didampingi dan membawa surat izin dari orang tua atau wali.
"Perlengkapan pendakian juga wajib dibawa. Kurangi sampah plastik atau wajib membawa wadah makan dan minum yang bisa diisi ulang," katanya.

Gunung Rinjani Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). ANTARA/HO-Balai TNGR NTB.
Ia mengatakan aturan ini bukan untuk membatasi ruang gerak wisatawan yang ingin melihat keindahan alam Gunung Rinjani. Aturan ini bertujuan melindungi dan menjaga agar Rinjani Lombok tetap asri untuk generasi mendatang.
"Standar operasional prosedur pendakian harus tetap dipatuhi untuk keselamatan bersama dan untuk generasi penerus ke depan," katanya.
Balai TNGR juga mengimbau kepada masyarakat atau pengunjung untuk tetap mematuhi aturan tersebut sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.