Waspada! Angin Kencang dan Cuaca Ekstrem di Perairan Sultra

Ilustrasi hujan lebat. ANTARA FOTO

Waspada! Angin Kencang dan Cuaca Ekstrem di Perairan Sultra

Whisnu Mardiansyah • 9 April 2026 12:19

Kendari: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kendari mengimbau masyarakat di Sulawesi Tenggara (Sultra) mewaspadai potensi cuaca ekstrem di daratan serta peningkatan kecepatan angin di wilayah perairan. Kondisi ini diprakirakan terjadi hingga beberapa hari ke depan.

Koordinator Bidang Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim BMKG Kendari, Faizal Habibie, menyampaikan peringatan dini potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang di 11 wilayah kabupaten dan kota.

"Kami sampaikan peringatan dini untuk wilayah Kendari, Konawe, Konawe Utara, Konawe Selatan, Kolaka, Kolaka Utara, Kolaka Timur, Bombana, Muna, Muna Barat, dan Buton Utara, terutama pada siang hingga sore hari," kata Faizal Habibie saat dihubungi di Kendari seperti dilansir Antara, Kamis, 9 April 2026.

Sementara itu, untuk kondisi di wilayah perairan, BMKG mencatat pola angin umumnya bertiup dari Barat Daya hingga Barat Laut dengan kecepatan berkisar antara 2-15 knot.

"Namun, kecepatan angin tertinggi diprakirakan dapat mencapai 20 knot atau 5 skala Beaufort," ujarnya.
 


Faizal Habibie mengungkapkan, kecepatan angin tinggi tersebut berpotensi terjadi di wilayah Teluk Bone, Perairan Wakatobi, dan Laut Banda Timur Wakatobi. Meskipun demikian, tinggi gelombang di wilayah perairan Sultra secara umum masih dalam kategori rendah, yakni berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter.

"Prakiraan cuaca maritim ini berlaku mulai tanggal 9-12 April 2026. BMKG mengingatkan para pengguna jasa transportasi laut dan nelayan untuk tetap memperhatikan kondisi angin kencang tersebut demi keselamatan pelayaran," ungkap Faizal Habibie.


Ilustrasi angin kencang. Metrotvnews.com

Faizal menjelaskan, untuk suhu udara di wilayah Sultra, BMKG mencatat berada pada kisaran 24-32 derajat Celsius. Kelembaban udara mencapai 60-95 persen.

"Masyarakat diharapkan terus memantau informasi cuaca terkini melalui laman resmi BMKG di cuaca.bmkg.go.id untuk wilayah daratan dan maritim.bmkg.go.id untuk informasi wilayah perairan," tambahnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)