Banjir dan Angin Kencang Terjang Sumut, BNPB Catat 1 Korban Jiwa

Ilustrasi banjir. Sumber: BPBD Kabupaten Tapanuli Tengah.

Banjir dan Angin Kencang Terjang Sumut, BNPB Catat 1 Korban Jiwa

Lukman Diah Sari • 5 August 2026 14:44

Nias Barat: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkap sejumlah kejadian bencana hidrometeorologi di Sumatra Utara, pada 3-4 Agustus 2026, akibat cuaca ekstrem. Bencana mengakibatkan korban jiwa.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan hujan intensitas tinggi menyebabkan banjir di Kabupaten Nias Barat, pada Senin, 3 Agustus 2026. Banjir terjadi di Kecamatan Mandrehe Barat, yakni di Desa Togimbuaya dan Desa Ononamolo III.

"Peristiwa serupa juga terjadi di Desa Sisobambowo, Kecamatan Mandrehe, mengakibatkan satu warga meninggal dunia setelah tertimpa pohon kelapa," ujar Abdul dalam keterangan resmi, Rabu, 5 Agustus 2026.

Dia melanjutkan, lahan persawahan seluas lima hektare dan satu ruas jalan provinsi terdampak banjir. BPBD Kabupaten Nias Barat melakukan koordinasi dan pemantauan di lokasi terdampak.

"Hingga Selasa, 4 Agustus, kondisi banjir dilaporkan berangsur surut," sebut Abdul.


Ilustrasi banjir. ANTARA/HO-Pusdalops Sumut

Selain itu, cuaca ekstrem berupa angin kencang melanda enam kecamatan di Kabupaten Serdang Bedagai, pada Senin, 3 Agustus 2026. Kejadian tersebut menyebabkan 11 unit rumah mengalami kerusakan.

"BPBD Kabupaten Serdang Bedagai telah berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan serta melakukan asesmen dan pemantauan di wilayah terdampak," jelas dia.

(Lukman Diah Sari)