Optimalkan Singkong dan Pisang, Warga Kertaangsana Didorong Miliki Penghasilan Mandiri
Ibu Rumah Tangga Raup Jutaan Rupiah dari Pelatihan Tata Boga Berbasis AI
18 January 2025 11:15
Sukabumi: Sebanyak 50 ibu rumah tangga di Desa Kertaangsana, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, berhasil mencatatkan pendapatan total Rp 1.005.000 dalam sehari. Cuan didapat melalui pelatihan tata boga dan pemasaran digital berbasis Artificial Intelligence (AI).
Kegiatan yang digelar oleh Yayasan Indonesia Setara (YIS) dan Rumah Zakat ini bertujuan mendorong kemandirian ekonomi keluarga di perdesaan.
Founder YIS, Sandiaga Salahuddin Uno, mengatakan pelatihan ini difokuskan pada produk makanan viral seperti Talam Singkong dan Muffin Pisang. Pemilihan menu tersebut didasari oleh ketersediaan bahan baku lokal yang melimpah dan harga yang terjangkau.
"Terpenting adalah terbangun jejaring antar usaha kecil sehingga mereka bisa saling support untuk mendorong penjualan berkelanjutan," ujar Sandiaga.
Peserta tidak hanya diajarkan keterampilan membuat kue (hardskill), tetapi juga dilatih menggunakan Generative AI untuk membuat konten promosi di media sosial.
Strategi ini membuahkan hasil instan melalui tantangan Open Pre-Order (PO) yang menghasilkan 91 pesanan Talam Singkong dan 108 pesanan Muffin Pisang dengan harga jual Rp 5.000 per unit.
Perwakilan Rumah Zakat, Asep Suhendar, menjelaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk komitmen pada tiga pilar utama: Pemberdayaan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.
Sekretaris Desa Kertaangsana, Dinding, mengapresiasi program tersebut karena memberikan keterampilan praktis bagi warganya untuk memiliki penghasilan mandiri dari rumah.
Pasca-pelatihan offline, para peserta akan mendapatkan pendampingan intensif selama tiga minggu untuk mengoptimalkan strategi digital marketing. YIS juga menjanjikan bantuan modal usaha bagi peserta terbaik guna memastikan keberlanjutan bisnis rumahan tersebut.