Total 2,8 Juta Pemilih Bakal Gunakan Hak Suara dalam Pilkada di DIY

Ilustrasi. Medcom.id

Total 2,8 Juta Pemilih Bakal Gunakan Hak Suara dalam Pilkada di DIY

Ahmad Mustaqim • 19 August 2024 09:36

Yogyakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencatat sekitar 2,8 juta pemilih memilik hak pilih pada Pilkada 2024. Data Pemilih Sementara (DPS) yang tersebar di lima kabupaten/kota masih akan diperbarui.

"Total DPS di DIY untuk Pilkada dari hasil coklit sebanyak 2.882.181 orang," Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU DIY, Mohammad Zaenuri Ikhsan, Senin, 19 Agustus 2024. 
 

Baca: Elektabilitas Ridwan Kamil hingga Ahok Belum Mampu Kalahkan Anies
 
Kabupaten Sleman menjadi daerah jumlah DPS tertinggi di DIY, yakni 854.269 pemilih. Posisi Sleman diikuti Kabupaten Bantul dengan 747.400 pemilih, Kabupaten Gunungkidul 613.287 pemilih, Kabupaten Kulon Progo 345.952 pemilih, dan Kota Yogyakarta 321.273 pemilih.

Sementara jumlah tempat pemungutan suara se-DIY sebanyak 5.978 lokasi. Jumlah ini alami penurunan dibanding Pemilu 14 Februari 2024 sebanyak 11.932 TPS. 

"Jumlah TPS menyusut dibanding Pemilu 2024, menyusut hampir 50 persen," jelasnya.

Penurunan ini pengaruh pada jumlah pemilih di satu TPS dijadikan sebanyak 400 atau lebih. Sementara, jumlah pemilih pada Pemilu 14 Februari lalu sekitar 200-300 orang per TPS. 

Zaenuri menambah DPS telah mulai diumumkan ke publik lewat kantor-kantor pemerintah di kecamatan hingga desa. Selain itu juga melalui daring, termasuk situs yang dikelola KPU kabupaten/kota. 

Pihaknya berharap masyarakat bisa mencermati atau memberi masukan apabila ada data tak valid atau pemilih belum terdata. Pasalnya, coklit di lapangan didapati berbagai temuan, dari pemilih belum rekam KTP elektronik, hingga data ganda. 

"Ada NIK sama digunakan dua orang. KTP (warga) Bantul dan Aceh NIK-nya sama, foto sama, tapi nama beda. Kami berharap dan persilakan masyarakat memberikan masukan dan saran," ungkapnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Deny Irwanto)