Ilustrasi. Foto: dok MI.
Daftar 5 Bansos yang Berpotensi Cair pada Oktober 2026
Husen Miftahudin • 1 October 2026 13:23
Jakarta: Sejumlah bantuan sosial (bansos) berpotensi cair pada Oktober 2026. Penetapan penerima mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Dalam DTSEN, masyarakat dikelompokkan berdasarkan tingkat kesejahteraan ekonomi ke dalam 10 desil. Semakin tinggi desil, semakin tinggi tingkat kesejahteraannya. Sejumlah program bansos memprioritaskan masyarakat pada desil 1 hingga 4.
Dilansir akun instagram @sekretariat.kabinet, berikut lima bansos yang berpotensi cair pada Oktober 2026:
1. Program Keluarga Harapan (PKH)
Program Keluarga Harapan (PKH) diberikan kepada keluarga miskin dan rentan. Penerimanya mencakup ibu hamil atau nifas, anak usia dini, siswa, penyandang disabilitas berat, lansia, serta korban pelanggaran HAM berat.
Besaran bantuan setiap penerima berbeda, yakni:
- Ibu hamil: Rp750 ribu per tiga bulan.
- Anak usia 0-6 tahun: Rp750 ribu per tiga bulan.
- Siswa SD: Rp225 ribu per tiga bulan.
- Siswa SMP: Rp375 ribu per tiga bulan.
- Siswa SMA: Rp500 ribu per tiga bulan.
- Penyandang disabilitas berat: Rp600 ribu per tiga bulan.
- Lansia 60 tahun ke atas: Rp600 ribu per tiga bulan.
- Korban pelanggaran HAM berat: Rp2,7 juta per tiga bulan.
Oktober 2026 menjadi periode penyaluran tahap IV PKH bersama November dan Desember. Namun, tanggal pencairannya belum ditetapkan dan dapat berbeda tiap wilayah.
2. Program Sembako atau BPNT
Program Sembako, yang sebelumnya dikenal sebagai Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), ditujukan bagi masyarakat desil 1 hingga 4 DTSEN.
Nilai bantuannya sebesar Rp200 ribu per Keluarga Penerima Manfaat (KPM) setiap bulan. Jika dirapel tiga bulan, KPM menerima Rp600 ribu.
Bantuan disalurkan secara tunai atau non-tunai melalui bank dan kantor pos penyalur.
3. Bantuan beras 30 kg
Pemerintah juga berencana melanjutkan bantuan pangan berupa beras pada Oktober hingga Desember 2026. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut bantuan beras 10 kg per bulan akan dilanjutkan selama tiga bulan tersebut.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan penerima bantuan merupakan masyarakat yang masuk desil 1 hingga 4 DTSEN, dengan jumlah sekitar 33 juta penerima manfaat.
Dengan alokasi 10 kg beras per bulan, penerima akan memperoleh total 30 kg beras untuk periode Oktober hingga Desember. Namun, pemerintah belum mengumumkan tanggal pasti penyalurannya.
4. PBI-JK
Penerima Bantuan Iuran-Jaminan Kesehatan (PBI-JK) merupakan program berbeda dari bansos yang memberikan uang tunai atau barang.
Melalui program ini, iuran jaminan kesehatan peserta ditanggung pemerintah sehingga penerima tidak perlu membayar iuran secara mandiri.
Masyarakat pada desil 1 hingga 4 DTSEN menjadi kelompok penerima, sedangkan masyarakat desil 5 juga dapat diusulkan sebagai peserta PBI-JK.
5. Program Indonesia Pintar (PIP)
PIP merupakan bantuan pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu di jenjang pendidikan dasar dan menengah. Besaran bantuan disesuaikan dengan jenjang pendidikan.
Oktober 2026 menjadi batas akhir verifikasi dan validasi data penerima. Namun, belum ada tanggal pasti pencairan PIP.

(Ilustrasi. Foto: dok MI)
Cara cek penerima bansos Oktober 2026
Masyarakat dapat mengecek status penerima bansos melalui situs Cek Bansos Kemensos atau aplikasi Cek Bansos.
Melalui situs Cek Bansos Kemensos
- Buka laman Cek Bansos Kemensos.
- Masukkan 16 digit NIK.
- Masukkan huruf kode yang tersedia.
- Klik Cari Data.
- Sistem akan menampilkan nama, desil, serta status penerima PKH, Program Sembako, dan PBI-JK.
Melalui aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi Cek Bansos melalui Play Store atau App Store.
- Buka aplikasi dan pilih menu Cek Bansos.
- Masukkan 16 digit NIK.
- Klik Cari Data.
- Sistem akan menampilkan nama, desil, dan status bansos.
Masyarakat disarankan mengecek status secara berkala karena jadwal penyaluran bansos Oktober 2026 belum pasti. (Hasri Khairunnisa)