Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono. Foto: Metrotvnews.com/Afifah Alfina.
BGN Kembalikan Rp414 Miliar ke Kas Negara dari Rekening Ganda SPPG
Gabriella Thesa Widiari • 29 October 2026 11:04
Jakarta: Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan ratusan miliar rupiah ke kas negara dari rekening ganda Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Pengembalian tersebut diungkap Kepala BGN Sudaryono dalam agenda transformasi MBG 2.0.
“Jadi setelah kami masuk, kami temukan ada sekitar 400-an sekian rekening, rekening VA (virtual account) itu double. Setelah dicek, ternyata ada isinya Rp414 miliar setelah ditotal,” kata Sudaryono di Jakarta Selatan, Kamis, 29 Oktober 2026.
“Jadi dapurnya belum beroperasi, rekeningnya sudah diisi. Nah, itu kemudian kami sisir, kami kembalikan ke kas negara Rp414 miliar,” kata Sudaryono.
Selain pengawasan rekening, BGN juga menyoroti kelemahan sistem operasional unit SPPG di lapangan yang dinilai rentan dimanfaatkan oleh oknum pemilik dapur. Perbaikan tata kelola ini menjadi fokus utama untuk memastikan transparansi anggaran.
“Ini yang saya ceritakan tadi, banyak dapur yang kemudian asal bikin dapur. Kenapa? Karena setiap hari dapur mau jelek, mau bagus, mau apapun itu, tetap dibayar Rp6 juta,” ujar Sudaryono.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono memaparkan transformasi tata kelola BGN dan MBG. Foto: Metrotvnews.com/Afifah Alfina.
Sudaryono menegaskan penutupan langsung diberlakukan terhadap SPPG yang bermasalah dan tidak memenuhi standar kelayakan. Penertiban ini dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas penyediaan makanan memenuhi standar kesehatan yang ketat.
“Kami telah menutup dapur kira-kira lebih dari dua ribu dapur yang tidak memiliki syarat kelayakan higienis dan sanitasi. Nggak punya, tutup,” ujar Sudaryono.
(Metrotvnews.com/Afifah Alfina)