RUPSLB Bank Neo Commerce memutuskan untuk merombak pengurus. Foto: dok BNC.
Bank Neo Commerce Rombak Pengurus, Ini Susunan Terbarunya
Ade Hapsari Lestarini • 29 October 2026 17:57
Jakarta: PT Bank Neo Commerce Tbk (BNC) mengubah susunan pengurus perseroan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).
Perubahan ini sebagai bagian dari langkah strategis untuk memperkuat tata kelola perusahaan, meningkatkan efektivitas pengambilan keputusan, serta mendukung pencapaian strategi dan target bisnis Perseroan secara berkelanjutan.
Perubahan susunan pengurus bank digital tersebut juga dimaksudkan untuk memperkuat sinergi di antara jajaran pengurus, memastikan kesinambungan kepemimpinan, serta mengoptimalkan pelaksanaan fungsi pengawasan dan pengelolaan Perseroan dalam menghadapi dinamika dan tantangan bisnis ke depan.
Dalam RUPSLB tersebut, pemegang saham menyetujui untuk mengangkat Christian Lesmana sebagai Direktur Utama, menggantikan Eri Budiono yang pengunduran dirinya juga telah disetujui.
Selain itu, pemegang saham juga menyetujui pengangkatan Yosea Iskandar sebagai Direktur Kepatuhan. Pengangkatan keduanya berlaku efektif setelah memperoleh persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (fit and proper test), serta memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Dalam masa menunggu efektifnya pengangkatan Christian Lesmana sebagai Direktur Utama dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perseroan sementara waktu akan dipimpin oleh Pjs (Pejabat Sementara) Direktur Utama, yaitu Adrian Soewardjo.
Rekam jejak pengurus baru
Christian Lesmana memiliki pengalaman lebih dari 24 tahun di bidang digital lending, consumer banking, transformasi bisnis, manajemen risiko, dan jasa keuangan. Ia juga memiliki rekam jejak dalam membangun dan mengembangkan skala bisnis digital, mendorong inovasi digital, serta mewujudkan pertumbuhan berkelanjutan di Indonesia dan kawasan Asia Pasifik.
Pengalaman perbankan beliau yang luas mencakup posisi kepemimpinan senior di HSBC Indonesia, Citi Indonesia, DBS Bank Singapore, Bank OCBC NISP, dan Bank Danamon Indonesia, serta pengalaman di dunia Fintech seperti di E-Wallet DANA.
Sementara Yosea Iskandar memiliki pengalaman lebih dari tiga dekade dalam bidang hukum dan sektor keuangan, termasuk di industri perbankan. Sepanjang kariernya. Yosea pernah menjabat sebagai Country Counsel di Citibank N.A. Indonesia dan Head of Legal and Corporate Secretariat di PT Bank DBS Indonesia.
Pengalaman tersebut membentuk perspektif yang luas mengenai aspek hukum, tata kelola perusahaan, dan kerangka regulasi dalam industri jasa keuangan.

RUPSLB Bank Neo Commerce memutuskan untuk merombak pengurus. Foto: dok BNC.
Susunan pengurus baru
Berdasarkan hasil RUPSLB yang telah dilaksanakan, Kamis, 29 Oktober 2026, maka susunan pengurus PT Bank Neo Commerce Tbk per 29 Oktober 2026, adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
- Komisaris Utama Independen: Inkawan D. Jusi.
- Komisaris: Kreisna Dewantara Gozali.
- Komisaris Independen: Pramoda Dei Sudarmo.
Direksi
- Direktur Utama: Christian Lesmana (menunggu efektif dari OJK).
- Direktur Operasional & Teknologi Informasi: Adrian Soewardjo.
- Direktur Manajemen Risiko: Indra A. Sanjaya.
- Direktur Kepatuhan: Yosea Iskandar.
Direktur Operasional & Teknologi Informasi Bank Neo Commerce Adrian Soewardjo mengatakan, perubahan susunan Perseroan yang dihasilkan dari RUPSLB hari ini merupakan langkah strategis yang kami ambil dalam rangka memperkuat struktur organisasi di Bank Neo Commerce.
"Kami memastikan keputusan tersebut tidak memengaruhi keberlangsungan operasional, aspek legal, maupun kondisi keuangan Perseroan. Ke depan, BNC berkomitmen untuk meneruskan tren kinerja positif, memperkuat tata kelola, juga meningkatkan aspek teknologi guna memperkuat mitigasi risiko siber. Yang paling utama, adalah menghadirkan layanan keuangan yang semakin aman, andal, dan berkualitas bagi seluruh nasabah, dan masyarakat secara umum," kata dia, dalam keterangan tertulis, Kamis, 29 Oktober 2026.
Sebagai salah satu pelopor di industri perbankan berbasis digital, BNC berkomitmen untuk meningkatkan kemampuan daya saing Bank dalam upayanya memberikan pelayanan lebih optimal bagi masyarakat. Pada akhirnya, meningkatkan kredibilitas Bank sebagai bank dengan layanan digital yang menjadi pilihan masyarakat.
"Dengan susunan pengurus Perseroan yang baru, kami berkomitmen untuk meneruskan tren kinerja positif, menciptakan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan, serta memperkuat tata kelola Perseroan. Kami berkeyakinan, Perseroan berada pada jalur yang tepat untuk terus melanjutkan kinerja positifnya secara lebih baik lagi ke depan," jelas Adrian.