Patung Donald Trump dan Jeffrey Epstein di depan Gedung Capitol. Foto: Viory
Patung Trump–Epstein Bergaya Titanic Muncul di Dekat Capitol AS
Fajar Nugraha • 12 March 2026 18:10
Washington: Sebuah patung setinggi sekitar 4 meter yang menampilkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Jeffrey Epstein dalam pose ikonik film Titanic muncul di dekat Gedung Capitol Amerika Serikat.
Instalasi itu menarik perhatian publik di tengah polemik hilangnya sejumlah dokumen terkait Epstein dari basis data pemerintah.
Patung berwarna emas tersebut memperlihatkan Trump berdiri di belakang Epstein sambil memegang tangannya, meniru adegan terkenal tokoh Jack dan Rose di film Titanic. Banyak orang yang berada di lokasi terlihat memotret instalasi tersebut yang dipajang di area publik dekat Capitol di Washington.
Pada plakat di bawah patung tertulis judul “The King of the World” yang menyindir hubungan keduanya.
“Monumen ini menghormati ikatan antara Donald Trump dan Jeffrey Epstein, sebuah persahabatan yang tampaknya dibangun di atas perjalanan mewah, pesta meriah, dan sketsa telanjang rahasia,” bunyi tulisan yang berada di plakat itu, seperti dikutip dari Viory, Kamis 12 Maret 2026.
Dilansir dari media Viory, patung tersebut dibuat oleh kelompok anonim bernama The Secret Handshake yang sebelumnya juga memasang instalasi bernada kritik terhadap Trump dan Epstein di sekitar Capitol. Karya tersebut dijadwalkan tetap dipajang hingga Jumat, 13 Maret 2026.
Kemunculan patung itu terjadi saat Departemen Kehakiman AS (DOJ) menghadapi sorotan terkait penanganan berkas yang berkaitan dengan Epstein. Sejumlah dokumen yang disebut memuat tuduhan terhadap Trump dilaporkan hilang dari basis data publik sehingga memicu pertanyaan mengenai transparansi.
Departemen Kehakiman menyatakan berkas tersebut tidak sengaja terhapus karena kesalahan kode dalam sistem, bukan karena sengaja dihilangkan. Pihak Trump juga menegaskan bahwa ia membantah keras segala tuduhan, serta menekankan bahwa kemunculan nama seseorang dalam dokumen tersebut tidak otomatis menunjukkan adanya tindakan kriminal.
Epstein sendiri meninggal dunia di penjara pada 2019 saat menunggu persidangan atas dakwaan perdagangan seks. Sebelumnya, ia pernah mengaku bersalah atas kasus prostitusi yang melibatkan anak di bawah umur dan dituduh menjalankan jaringan eksploitasi seksual terhadap remaja perempuan.
(Keysa Qanita)