Unej Fasilitasi Peserta Peksiminas yang Terkendala Erupsi Anak Krakatau

Perwakilan BPSMI Pusat, Eko Sri Haryanto menjelaskan kebijakan penyesuaian bagi peserta terdampak erupsi GAK dalam konferensi pers Peksiminas XVIII tahun 2026 di Unej, Senin, 7 September 2026. ANTARA/HO-Humas Unej

Unej Fasilitasi Peserta Peksiminas yang Terkendala Erupsi Anak Krakatau

Silvana Febiari • 8 September 2026 11:13

Jember: Universitas Jember (Unej) bersama Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI) siap memfasilitasi para peserta Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) XVIII tahun 2026 yang terkendala perjalanan akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Dari total 891 peserta, sebanyak 34 peserta dari 14 tangkai lomba mengalami kendala perjalanan.

"Peserta yang mengalami keterlambatan tetap diberikan kesempatan mengikuti perlombaan, sementara peserta yang tidak memungkinkan hadir secara langsung akan diakomodasi secara daring sesuai ketentuan yang berlaku," kata Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unej Fendi Setyawan dalam keterangannya, seperti dilansir Antara, Selasa, 8 September 2026.

Berdasarkan hasil registrasi pada Senin malam, 7 September 2026, tercatat masih ada 14 provinsi yang belum melakukan registrasi kedatangan seluruh kontingen di auditorium.


Ia mengatakan terdapat peserta yang mengalami penundaan perjalanan akibat terganggunya penerbangan. Pihak panitia telah berkoordinasi dengan BPSMI Pusat dan dewan juri untuk mengakomodasi kondisi tersebut tanpa mengesampingkan ketentuan perlombaan.

“Memang ada kendala sebagian terkait dengan erupsi Gunung Anak Krakatau yang mengganggu penerbangan sehingga ada beberapa yang masih delay. Kami sudah berbicara dengan BPSMI Pusat dan tim juri untuk mencoba mengakomodasi dengan segala hal,” ujarnya.

Menurut Fendi, peserta yang terlambat tiba masih dapat diberikan kesempatan untuk tampil pada hari berikutnya atau ditempatkan pada urutan penampilan terakhir. Apabila terdapat peserta yang tidak memungkinkan hadir secara langsung akibat kondisi tersebut, panitia telah menyiapkan fasilitas daring.

“Kalau tidak memungkinkan lagi untuk hadir, ruang zoom mungkin kami sediakan. Terkait penilaiannya seperti apa menjadi diskresi juri. Kami sebagai penyelenggara menyiapkan sarana dan prasarana agar semua tetap bisa terlibat,” ungkapnya.

Di tengah kondisi tersebut, Unej memastikan persiapan penyelenggaraan Peksiminas XVIII di Unej tetap berjalan. Sejumlah kontingen telah tiba di Jember dan mulai mengikuti proses registrasi serta mempersiapkan diri menuju rangkaian perlombaan yang berlangsung pada 8–10 September 2026.

Untuk membantu kebutuhan peserta selama berada di Jember, Unej juga melibatkan mahasiswa sebagai Liaison Officer (LO) yang mendampingi masing-masing kontingen.

Mahasiswa yang bertugas di antaranya berasal dari unsur duta kampus dan duta fakultas. Mereka menjadi penghubung antara kontingen dengan panitia sekaligus membantu peserta memperoleh informasi dan layanan yang dibutuhkan selama mengikuti rangkaian Peksiminas.

Keberadaan LO juga membantu panitia memantau kondisi masing-masing kontingen, termasuk peserta yang masih berada dalam perjalanan maupun mengalami kendala menuju Jember. Koordinasi dapat dilakukan sejak kedatangan hingga peserta mengikuti rangkaian kegiatan.

Mewakili BPSMI Pusat, Eko Sri Haryanto mengatakan penyesuaian bagi peserta terdampak dilakukan sebagai bagian dari semangat pembinaan Peksiminas. Menurut dia, ajang ini tidak hanya mencari pemenang, tetapi juga menjadi wadah bagi talenta seni mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia.

“Spiritnya adalah pembinaan. Karena itu, teman-teman yang berhalangan dan sudah siap dalam perjalanan tetapi mengalami penundaan, bahkan mungkin ada yang mengalami pembatalan, kami berikan diskresi atau keringanan dalam bentuk beberapa opsi,” ujarnya.


angkapan layar - Gunung Anak Krakatau erupsi dengan menyemburkan abu vulkanik yang diduga sampai ke Kota Bandar Lampung. Minggu, 6 September 2026. ANTARA/Handout.


Peksiminas XVIII tahun 2026 mempertandingkan 15 tangkai seni, mulai dari seni pertunjukan, sastra, hingga seni rupa. Dewan juri melibatkan unsur akademisi dan praktisi untuk mempertemukan pembinaan seni di perguruan tinggi dengan perkembangan dunia seni dan industri.

Selain kompetisi, penyelenggaraan Peksiminas juga menjadi ruang untuk memperkenalkan potensi lokal Jember kepada peserta dari berbagai daerah. Sejumlah tangkai lomba mengangkat potensi lokal sebagai bagian dari tema karya, sementara Pasar Peksiminas turut menghadirkan UMKM dan ruang interaksi antara peserta dengan masyarakat.

Eko berharap pertemuan mahasiswa dari berbagai daerah tidak berhenti pada kompetisi. Peksiminas juga dapat menjadi ruang bertukar pengalaman, membangun jejaring, serta mengembangkan minat dan bakat di bidang seni.

Unej bersama BPSMI melakukan berbagai persiapan dan penyesuaian agar Peksiminas XVIII tetap berjalan optimal. Ajang ini diharapkan menjadi ruang bagi mahasiswa dari berbagai daerah untuk bertemu, berkarya, dan menunjukkan potensi terbaiknya.

Pendampingan kontingen dan fasilitasi bagi peserta yang terkendala perjalanan menjadi bagian dari upaya Unej memberikan layanan selama Peksiminas XVIII. Kompetisi seni mahasiswa tingkat nasional tersebut berlangsung di Kampus Tegalboto Unej.

(Silvana Febiari)