9 Fakta Menarik Spanyol Singkirkan Austria: Dominasi La Roja Berbuah Deretan Rekor

Timnas Spanyol melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Austria 3-0 pada babak 32 besar, Jumat, 3 Juli 2026, dini hari WIB. (Foto: Dok. RFEF)

9 Fakta Menarik Spanyol Singkirkan Austria: Dominasi La Roja Berbuah Deretan Rekor

Patrick Pinaria • 3 July 2026 12:25

Jakarta: Timnas Spanyol tampil begitu dominan saat menyingkirkan Austria pada babak 32 besar Piala Dunia 2026, Jumat, 3 Juli, dini hari WIB. Kemenangan telak 3-0 tidak hanya mengantarkan La Roja melaju ke babak 16 besar, tetapi juga melahirkan sederet rekor impresif, mulai dari penampilan gemilang Lamine Yamal hingga rentetan nirbobol Unai Simón.

Mikel Oyarzabal menjadi bintang kemenangan Spanyol setelah memborong dua gol. Sementara satu gol lainnya dicetak Pedro Porro untuk memastikan langkah La Roja ke babak 16 besar.

Dominasi Spanyol terlihat sepanjang pertandingan. Berdasarkan catatan WhoScored, tim asuhan Luis de la Fuente menguasai bola hingga 64,4 persen dan melepaskan 23 tembakan dengan 10 di antaranya mengarah ke gawang. Sebaliknya, Austria hanya mampu menciptakan lima tembakan tanpa satu pun yang tepat sasaran.

Kesolidan permainan tersebut menghasilkan salah satu catatan paling impresif di turnamen ini. Spanyol menjadi tim pertama dalam 12 tahun terakhir yang mampu membuat lawannya gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran pada pertandingan fase gugur Piala Dunia. Terakhir kali pencapaian serupa terjadi saat Jerman menghadapi Argentina pada final Piala Dunia 2014.
 


Kemenangan atas Austria juga menghadirkan sejumlah catatan individu yang membanggakan. Salah satunya dibukukan Lamine Yamal. Berkat kemenangan tersebut, winger Barcelona itu menjadi pemain Eropa termuda yang berhasil meraih 10 kemenangan bersama tim nasional di turnamen besar pada usia 18 tahun 354 hari. Ia mematahkan rekor yang sebelumnya dipegang bintang Prancis, Kylian Mbappé, yang mencatatkan torehan serupa pada usia 23 tahun 355 hari.

Selain catatan tersebut, Opta juga mencatat sejumlah fakta menarik lain di balik kemenangan Spanyol atas Austria. Berikut di antaranya yang telah dirangkum Metrotvnews.com.
 

Yamal terus ukir rekor

1. Pau Cubarsí dan Lamine Yamal menjadi pasangan pemain remaja pertama yang tampil sebagai starter untuk sebuah tim pada fase gugur Piala Dunia dalam 68 tahun terakhir. Sebelumnya, catatan tersebut dibukukan Pelé dan José Altafini bersama Brasil saat menghadapi Wales pada perempat final Piala Dunia 1958.

2. Lamine Yamal membukukan rata-rata 12 dribel per 90 menit di Piala Dunia 2026. Catatan itu menjadi yang tertinggi bagi pemain yang tampil sedikitnya 200 menit dalam satu edisi Piala Dunia sejak Jay-Jay Okocha mencatatkan angka serupa pada edisi 1998.

3. Pada usia 18 tahun, Lamine Yamal menjadi pemain termuda sejak pencatatan data Piala Dunia dimulai pada 1966 yang mampu membukukan sedikitnya 14 sentuhan di kotak penalti lawan dan 10 dribel sukses dalam satu pertandingan.
 

Oyarzabal makin tajam

4. Mikel Oyarzabal telah berkontribusi terhadap empat gol Spanyol di Piala Dunia 2026, yakni tiga gol dan satu assist. Dalam satu edisi Piala Dunia bersama Spanyol, hanya David Villa pada 2010 (enam keterlibatan gol), Míchel pada 1990 (lima), dan Emilio Butragueño pada 1986 (lima gol) yang memiliki catatan lebih baik.

5. Oyarzabal menjadi pemain pertama Spanyol yang mampu mencetak dua gol atau lebih dalam dua pertandingan berbeda pada satu edisi Piala Dunia.
 

Unai Simon pecahkan rekor

6. Unai Simon mencatatkan 477 menit tanpa kebobolan dan melampaui rekor Iker Casillas (476 menit) sebagai kiper Spanyol dengan rentetan nirbobol terpanjang dalam sejarah Piala Dunia.

7. Catatan nirbobol Unai Simon kemudian bertambah menjadi 519 menit sehingga ia juga melampaui rekor Walter Zenga (517 menit) sebagai kiper dengan rentetan tanpa kebobolan terpanjang dalam sejarah Piala Dunia.
 

Dominasi Spanyol berlanjut

8. Pedro Porro mencetak gol sundulan pertama yang dibukukan seorang bek Spanyol di Piala Dunia sejak Carles Puyol menjebol gawang Jerman pada semifinal Piala Dunia 2010.

9. Spanyol melepaskan enam tembakan tepat sasaran pada babak pertama. Jumlah tersebut menjadi yang terbanyak dalam 45 menit pertama pertandingan Piala Dunia sejak mencatatkan tujuh tembakan tepat sasaran saat menghadapi Arab Saudi pada Piala Dunia 2006.

(Patrick Pinaria)