Ilustrasi: Pemadaman kebakaran hutan dan lahan. ANTARA/HO-Manggala Agni
Kebakaran Lahan di Pelalawan Berhasil Dipadamkan, Petugas Sisir Titik Panas
Al Abrar • 17 March 2026 12:43
Pelalawan: Kebakaran lahan yang terjadi di kawasan Desa Merbau dan hutan Merbau, Kabupaten Pelalawan, Riau, berhasil dikendalikan. Pemadaman dilakukan oleh tim gabungan.
Humas Koperasi Riau Tani Berkah Sejahtera (RTBS), Edi Maskur, mengatakan saat ini, petugas masih melakukan proses pendinginan di sejumlah titik untuk memastikan tidak ada lagi bara api yang berpotensi memicu kebakaran kembali. Kondisi cuaca panas disertai angin kencang saat kejadian menjadi salah satu faktor yang mempercepat penyebaran api di area lahan.
“Alhamdulillah kebakaran lahan saat ini sudah dapat dikendalikan. Tim masih terus melakukan proses pendinginan di beberapa titik untuk memastikan situasi benar-benar aman,” ujar Edi Maskur, Selasa, 17 Maret 2026.
Dalam peristiwa tersebut, satu unit alat berat jenis excavator milik Koperasi RTBS dilaporkan terdampak kebakaran. Selain itu, sebagian area kebun yang sebelumnya telah melalui proses stacking dan penanaman juga ikut terdampak.
Baca Juga :
Penanganan kebakaran dilakukan secara bersama oleh berbagai pihak. Di antaranya unsur TNI, Polri, masyarakat setempat, tim PT Arara Abadi, PT Adei, PT Serikat Putra, Gapoktan Merbau, Manggala Agni, serta tim dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) wilayah Riau.
Edi mengapresiasi seluruh pihak yang telah membantu proses pemadaman hingga kebakaran berhasil dikendalikan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama membantu proses penanganan kebakaran di lapangan, termasuk pihak-pihak lain yang tidak dapat kami sebutkan satu per satu,” katanya.
Ke depan, RTBS berkomitmen meningkatkan pengawasan dan kesiapsiagaan untuk mencegah terjadinya kebakaran lahan, terutama saat kondisi cuaca panas dan angin kencang.
RTBS juga menyatakan akan terus mendukung upaya perlindungan lingkungan serta pengendalian kebakaran lahan melalui kerja sama dengan berbagai pihak di wilayah tersebut.