Mantan Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Gugum Ridho Putra. Istimewa
Kader PBB Diajak Kembali Bangun Soliditas Partai
Whisnu Mardiansyah • 31 August 2026 16:50
Jakarta: Mantan Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Gugum Ridho Putra mengajak seluruh kader, anggota, dan keluarga besar memperkuat persatuan serta menghentikan berbagai bentuk perselisihan di internal partai.
Ajakan tersebut disampaikan Gugum dalam pernyataan resmi tertanggal Jakarta, 26 Agustus 2026, bersamaan dengan keputusannya menyatakan berhenti dari jabatan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PBB hasil Muktamar VI di Bali.
Gugum mengatakan keputusan tersebut diambil setelah melalui perenungan serta meminta nasihat dan pandangan dari berbagai kalangan. Ia menilai kepemimpinan partai tidak sekadar menjaga roda organisasi tetap berjalan, tetapi juga memastikan keberlangsungan partai.
“Setelah melalui perenungan yang cukup panjang, dengan meminta nasihat dan pandangan dari berbagai kalangan, saya telah sampai pada satu kesimpulan, bahwa tugas setiap pimpinan partai bukanlah sekadar mempertahankan roda organisasi terus berjalan, tetapi yang utama adalah menjaga dan memastikan denyut nadi partai tetap hidup,” kata Gugum dalam keterangan tertulis yang diterima, Senin, 31 Agustus 2026.
Dalam pernyataannya, Gugum secara khusus menyerukan kepada seluruh kader PBB untuk mengakhiri perselisihan dan mengedepankan persatuan. Ia mendorong keluarga besar PBB memperkuat perdamaian atau islah sebagai bagian dari upaya membangun kembali soliditas partai.
Menurut Gugum, proses tersebut perlu dijalankan dengan tetap berpegang pada prinsip demokrasi, meritokrasi, integritas, dan profesionalisme.
“Maka demi menjaga dan mempertahankan kepentingan yang lebih besar itu, dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab berdasarkan mandat Muktamar VI, dengan senantiasa bertawakal kepada Allah SWT, maka sejak hari ini, Rabu, 26 Agustus 2026, saya Gugum Ridho Putra, menyatakan berhenti, dari jabatan Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang hasil Muktamar VI di Bali,” ujarnya.
Gugum menekankan perjuangan untuk memperbaiki kehidupan politik tidak berhenti pada pergantian jabatan. Ia juga mendorong gagasan perbaikan tetap dilanjutkan oleh seluruh elemen partai.
“Sejatinya, tidak ada istilah mentari terbenam bagi gagasan-gagasan perbaikan. Perjuangan memperbaiki wajah politik bangsa juga tidak bisa dibelenggu waktu, dan tidak akan bisa dibatasi oleh jabatan,” katanya.

Gugum Ridho Putra deklarasi maju calon ketum Partai Bulan Bintang (PBB). Istimewa.
Di tengah seruan untuk memperkuat persatuan internal PBB, gugatan Tata Usaha Negara (TUN) Nomor 276/G/PTUN.JKT yang diajukan kubu Muktamar VI pimpinan Gugum juga tercatat telah diajukan pencabutan berdasarkan informasi pada Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PTUN.
Dalam pernyataan pengunduran dirinya, Gugum tidak merinci alasan pencabutan gugatan tersebut. Ia menyampaikan keputusan mundur dari jabatan Ketua Umum DPP PBB diambil demi kepentingan dan kemaslahatan bersama.
Keputusan mundur Gugum sekaligus menjadi bagian dari pernyataannya mengenai keberlangsungan organisasi. Ia mengajak seluruh kader dan anggota PBB melihat kepentingan partai secara lebih luas dengan mengedepankan persatuan.
Pesan tersebut disampaikan di tengah dorongan untuk menghentikan perselisihan dan membangun kembali PBB dengan prinsip demokrasi, meritokrasi, integritas, serta profesionalisme.