Ilustrasi Kompleks Parlemen. Foto: Metrotvnews.com/Fachri.
Ramai Soal Penilaian Juri LCC, MPR Evaluasi Pengeras Suara
M Ilham Ramadhan Avisena • 14 May 2026 11:04
Jakarta: MPR mengevaluasi seluruh aspek Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar imbas kegaduhan keputusan juri. Evaluasi juga dilakukan terhadap pengeras suara (sound system).
"Itu adalah kendala teknis. Jadinya memang ada beberapa hal yang mungkin saya tidak mengungkapkan lebih jauhnya karena ada beberapa aturan-aturan gitu kan, yang akhirnya mungkin kendala teknis sound dan lain-lainnya itu yang kita akan juga evaluasi," kata Sekretaris Jenderal Majelis Permusyawaratan Rakyat Siti Fauziah, dikutip dari Media Indonesia, Kamis, 14 Mei 2026.
Ia menegaskan evaluasi dilakukan agar polemik serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang. Apalagi, pimpinan MPR memutuskan Lomba Cerdas Cermat Empat Pilat Tingkat Provinsi Kalimantan Barat diulang.
Baca Juga :
Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kalbar Diulang Usai Polemik, Simak Aturan Lombanya
Ketika ditanya soal dugaan keberpihakan juri yang ramai dibicarakan publik, Siti memastikan tidak ada. "Tidak. Itu tidak ada. Kita selalu mencoba juri itu semuanya tidak ada keterpihakan, tidak ada. Jadi yang disampaikan itu, clear tidak ada," ungkap Siti.Siti juga menjelaskan terkait permintaan maaf yang sebelumnya telah disampaikan pihak penyelenggara. Menurut dia, permohonan maaf dari kesekretariatan MPR sudah mewakili seluruh unsur pelaksana kegiatan, termasuk juri yang bertugas dalam lomba tersebut.
"Jadi seperti rilis mungkin yang sudah disampaikan beberapa hari yang lalu, itu permohonan maaf dari kesekretariatan yang saya menyampaikan permohonan maaf untuk kegiatan tersebut," Sebut Siti.
.jpeg)
Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 Tingkat Provinsi Kalbar. Foto: Youtube MPR.
Ia menambahkan permintaan maaf tersebut disampaikan dalam kapasitas kelembagaan, bukan lagi secara personal. Dengan demikian, seluruh penyelenggara kegiatan dianggap telah diwakili dalam pernyataan resmi yang sudah dikeluarkan MPR.
"Artinya bukan personal lagi, tapi itu adalah kelembagaan kesekretariatan yang langsung meminta maaf," kata Siti.