BPBD OKI Petakan 101 Desa Rawan Karhutla di 16 Kecamatan

Kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. ANTARA/HO-BPBD Sumsel

BPBD OKI Petakan 101 Desa Rawan Karhutla di 16 Kecamatan

Whisnu Mardiansyah • 16 April 2026 16:00

Palembang: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatra Selatan, meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di 16 kecamatan.

Sekretaris BPBD OKI, Nova Triyussanto mengatakan pihaknya telah melakukan pemetaan wilayah rawan karhutla sebagai langkah antisipasi memasuki musim kemarau.

"Dari hasil pemetaan yang kami lakukan, terdapat 101 desa yang masuk wilayah rawan karhutla. Ratusan desa itu tersebar di 16 kecamatan di OKI," kata Nova Triyussanto saat diwawancarai dari Palembang, seperti dilansir Antara, Kamis, 16 April 2026, 

Ia menjelaskan mayoritas desa rawan karhutla tersebut berada di kawasan dengan karakteristik lahan gambut. Sebagian kecil lainnya berada di lahan mineral.

"Mayoritas wilayah yang rawan karhutla memiliki karakteristik lahan gambut," jelas Nova.
 


Sementara itu, dua kecamatan yang tidak masuk kategori rawan berdasarkan hasil pemetaan yakni Mesuji Makmur dan Lempuing. Meski demikian, kedua wilayah tersebut tetap menjadi perhatian.

"Dua daerah itu tidak termasuk wilayah rawan, namun tetap diwaspadai," ujar Nova Triyussanto, Kamis, 16 April 2026.

BPBD OKI juga menetapkan sejumlah kecamatan sebagai prioritas penanganan karena memiliki jumlah desa rawan terbanyak. Kecamatan Tulung Selapan tercatat memiliki 15 desa rawan karhutla. Disusul Kecamatan Cengal dengan 14 desa, Sungai Menang 11 desa, Pangkalan Lampam 10 desa, dan Kayu Agung sembilan desa.


Ilustrasi-Karhutla di Natuna pada Maret 2026. ANTARA/Muhamad Nurman

Selanjutnya, Kecamatan Jejawi dan Pampangan masing-masing tujuh desa. Kecamatan Pedamaran dan Tanjung Lubuk masing-masing enam desa. Kecamatan Lempuing Jaya empat desa, serta Pedamaran Timur tiga desa.

Kemudian, Kecamatan Mesuji, Mesuji Raya, Teluk Gelam, dan SP Padang masing-masing dua desa. Sedangkan Kecamatan Air Sugihan tercatat satu desa.

"Hasil pemetaan tersebut menjadi dasar bagi BPBD OKI dalam menyiapkan upaya pencegahan dini, patroli lapangan, serta koordinasi lintas instansi guna menekan risiko karhutla," kata Nova.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)