BMKG Imbau Waspada El Nino di Sultra Mei–Juli 2026

Ilustrasi cuaca di Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (20/4/2026). ANTARA/La Ode Muh Deden Saputra

BMKG Imbau Waspada El Nino di Sultra Mei–Juli 2026

Lukman Diah Sari • 20 April 2026 13:25

Kendari: Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi fenomena El Nino dengan kategori lemah hingga moderat yang diperkirakan terjadi pada pertengahan tahun 2026. Kepala Stasiun Klimatologi Sultra Kusairi mengatakan berdasarkan pemantauan BMKG, fenomena tersebut berpeluang terjadi pada periode Mei, Juni, hingga Juli 2026.

"Fenomena tersebut diperkirakan terjadi pada Mei, Juni, hingga Juli 2026, dengan peluang berkisar antara 50 hingga 80 persen," kata Kusairi, saat dihubungi di Kendari, Senin, 20 April 2026, melansir Antara.

Ia menjelaskan, El Nino kategori moderat ditandai dengan adanya anomali suhu permukaan laut antara 1 hingga kurang dari 1,5 derajat Celsius. Sementara untuk kategori lemah, anomali suhu berada pada kisaran 0,5 hingga kurang dari 1 derajat Celsius.

Dalam kesempatan tersebut, Kusairi juga memberikan klarifikasi terkait informasi yang beredar mengenai istilah El Nino Godzilla. Ia menegaskan bahwa BMKG tidak mengenal istilah tersebut dalam klasifikasi resmi fenomena iklim.

“BMKG tidak pernah menggunakan istilah El Nino Godzilla. Klasifikasi yang kami gunakan hanya El Nino lemah, moderat, dan kuat,” ujarnya.

Ilustrasi kemarau. Foto: Medcom.id.

Menurutnya, narasi seperti El Nino Godzilla atau Super El Nino yang kerap muncul di media sosial bukan merupakan terminologi ilmiah dan tidak berasal dari rilis resmi BMKG. Dia meminta warga untuk tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan dan selalu memastikan akurasi data melalui kanal komunikasi resmi BMKG.

"Masyarakat diimbau lebih berhati-hati dalam menerima informasi terkait cuaca dan iklim agar memperoleh data yang akurat," kata Kusairi.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)