Jutaan Pelayat Beri Penghormatan Terakhir untuk Ali Khamenei di Karbala

Jenazah Ayatollah Ali Khamenei tiba di Karbala, Irak. Foto: Anadolu

Jutaan Pelayat Beri Penghormatan Terakhir untuk Ali Khamenei di Karbala

Fajar Nugraha • 9 July 2026 06:48

Karbala: Jutaan pelayat membanjiri jalan-jalan kota suci Karbala pada hari Rabu 8 Juli 2026 ketika jenazah Ayatollah Seyyed Ali Khamenei, tiba untuk prosesi pemakaman terakhirnya di Irak.

Perkiraan awal dari Hashd al-Shaabi menyebutkan jumlah pelayat di Karbala lebih dari empat juta, dengan kerumunan yang meluber ke jalan-jalan jauh sebelum upacara resmi dimulai.

"Prosesi di Karbala mengikuti upacara perpisahan bersejarah di Najaf, di mana diperkirakan 3,8 juta pelayat memadati jalan-jalan dan halaman makam Imam Ali, Imam Syiah pertama," laporan Press TV, Kamis 9 Juli 2026.

Jenazah Ali Khamenei, yang gugur pada 28 Februari dalam serangan udara AS-Israel, kemudian diangkut ke Karbala, di mana jenazahnya akan dibawa ke makam Imam Hussein dan saudaranya Hazrat Abbas untuk upacara peringatan.

Di Najaf, skala kehadiran para pelayat digambarkan sebagai hal yang belum pernah terjadi sebelumnya, karena banyak pelayat telah melakukan perjalanan semalaman dari seluruh Irak dan sekitarnya.

Jenazah almarhum Ali Khamenei, bersama dengan jenazah anggota keluarganya yang terbunuh bersamanya, diangkut dari Najaf ke Karbala pada Rabu sore melalui jalan Arbaeen yang terkenal.

Pihak berwenang Irak telah menyatakan hari libur nasional untuk mengakomodasi kehadiran para pelayat yang sangat besar.

Kesyahidan Imam Hussein pada abad ketujuh tetap menjadi inti identitas Syiah dan menarik jutaan peziarah ke Karbala dan Najaf setiap tahunnya. Kehadiran jenazah Pemimpin yang gugur di kota-kota suci ini telah menambah resonansi historis yang kuat pada upacara-upacara tersebut.

Para pejabat Irak dan pemimpin perlawanan menggambarkan kehadiran massa yang besar sebagai pesan persatuan dan penentangan terhadap agresi AS-Israel.

Ikatan antara Irak dan Iran, keduanya negara mayoritas Syiah, sangat dalam dan dibentuk oleh agama dan politik. Meskipun hubungan bermusuhan selama pemerintahan Saddam Hussein, kedua negara telah menjadi sekutu dekat sejak tahun 2003.

Upacara pemakaman terakhir untuk Pemimpin yang gugur akan berlangsung pada Kamis 9 Juli 2026 di Mashhad, di timur laut Iran, di mana dia akan dimakamkan di makam Imam Reza.

(Fajar Nugraha)