Petugas BPBD Jatim melakukan pemeriksaan alat early warning system. ANTARA/HO-BPBD Jatim
BPBD Jatim Pastikan Alat Deteksi Dini Bencana Berfungsi Baik di Tengah Cuaca Ekstrem
Silvana Febiari • 6 March 2026 15:52
Surabaya: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur (Jatim) melakukan pengecekan untuk memastikan peralatan Early Warning System (EWS) yang tersebar di berbagai daerah berfungsi dengan baik saat terjadi cuaca ekstrem.
Kepala Pelaksana BPBD Jatim Gatot Soebroto terus meminta dukungan dari berbagai pihak untuk meningkatkan kewaspadaan saat cuaca ekstrem. Utamanya, daerah kawasan rawan bencana, baik banjir, longsor, maupun tsunami.
"Selain masyarakat yang harus meningkatkan kewaspadaannya, peralatan EWS juga kami cek kondisinya, dan personel BPBD juga kami tingkatkan kesiagaannya," kata Gatot, dikutip dari Antara, Jumat, 6 Maret 2026.
Sepanjang cuaca ekstrem yang masih berlangsung saat ini, kata dia, masyarakat, relawan, dan personel BPBD di kabupaten atau kota bisa terus berkolaborasi meningkatkan kesiapsiagaan. Langkah ini dilakukan guna mengurangi risiko bencana yang mungkin terjadi.
"Sebetulnya, perkembangan EWS di Jatim ini bisa kami pantau lewat dashboard di kantor. Namun, pengecekan langsung ke lapangan juga perlu dilakukan, agar kami bisa mengetahui kondisi riil EWS di lokasi, supaya bisa menjadi alat deteksi dini bagi masyarakat sekitar jika terjadi bencana," ujarnya.

BPBD Jatim memasang Early Warning System (EWS) di daerah rawan bencana. (Dokumentasi/Humas BPBD Jatim)
Pihaknya juga menyiagakan personel karena marak kejadian bencana akibat cuaca ekstrem. Dalam sepekan ini kegiatan pengecekan EWS dimulai dari Kabupaten Banyuwangi, tepatnya EWS sirene tsunami di Pantai Rajegwesi, Desa Sarongan Kecamatan Pesanggaran.
Kegiatan ini lalu berlanjut ke Kabupaten Jember, Lumajang, Malang, Blitar, Tulungagung, Trenggalek, hingga ke Pacitan.
"Sebanyak 71 EWS yang meliputi EWS banjir di 27 titik, EWS longsor di 27 titik dan sirene tsunami di 17 titik, akan dilakukan pengecekan, untuk memastikan kondisi fisik dan fungsinya bagi peringatan dini masyarakat sekitar," ungkapnya.