Ilustrasi Anadolu
AS Ambil Alih Penjualan Minyak Venezuela untuk Jangka Waktu Tak Terbatas
Fajar Nugraha • 8 January 2026 13:02
Miami: Menteri Energi Amerika Serikat (AS), Chris Wright, mengatakan pada hari Rabu, 7 Januari, bahwa Washington perlu mengendalikan penjualan minyak Venezuela untuk mewujudkan perubahan yang ingin dilihatnya di negara tersebut. Wright menambahkan bahwa AS akan menjual minyak Venezuela tanpa batas waktu.
"Kami akan memasarkan minyak mentah yang berasal dari Venezuela, pertama-tama minyak yang tersimpan ini, dan kemudian tanpa batas waktu ke depannya, kami akan menjual produksi yang berasal dari Venezuela ke pasar," kata Wright pada Konferensi Energi, Teknologi Bersih & Utilitas Goldman Sachs di Miami, seperti dikutip Anadolu, Kamis, 8 Januari 2025.
Wright menegaskan, bahwa dana hasil penjualan minyak akan disalurkan kembali ke Venezuela hanya untuk kepentingan rakyat setempat. Alih-alih melakukan pemblokiran, AS memilih untuk mengalirkan minyak Venezuela ke kilang-kilang di Amerika Serikat dan pasar dunia melalui kendali otoritas Washington.
"Kami akan membiarkan minyak mengalir untuk memperbaiki pasokan global, namun penjualannya dilakukan oleh Pemerintah AS," ujar Wright.
Ia menambahkan, bahwa AS akan segera mengizinkan impor suku cadang dan peralatan untuk mencegah keruntuhan industri minyak Venezuela serta menstabilkan angka produksi.
Dalam jangka panjang, Washington berkomitmen menciptakan kondisi yang memungkinkan perusahaan-perusahaan energi besar Amerika Serikat untuk masuk kembali ke pasar Venezuela. Walaupun produksi diperkirakan meningkat beberapa ratus ribu barel per hari dalam jangka pendek, Wright mengakui bahwa mengembalikan produksi ke angka historis memerlukan investasi puluhan miliar dolar dan waktu yang lama.
Sebelumnya, Trump melalui media sosial Truth Social mengumumkan bahwa otoritas sementara di Venezuela akan menyerahkan antara 30 hingga 50 juta barel minyak berkualitas tinggi kepada Amerika Serikat. Trump menegaskan, bahwa keterlibatan perusahaan AS dalam industri minyak Venezuela merupakan konsekuensi dari intervensi militer yang dilakukan baru-baru ini.
"Minyak ini akan dijual dengan harga pasar, dan uangnya akan dikendalikan oleh saya sebagai Presiden Amerika Serikat. Kami memastikan dana tersebut digunakan untuk kepentingan rakyat Venezuela dan Amerika Serikat," tulis Trump.
(Kelvin Yurcel)