Petugas pemeliharaan PLN melakukan perbaikan di Gardu Induk 150 kV Gandul pascagangguan di sebagian Jakarta Selatan dan Tangerang pada 3 Agustus 2026. Foto: dok PLN.
PLN Pastikan Pasokan Listrik Jakarta Selatan dan Tangerang Kembali Normal
Ade Hapsari Lestarini • 6 August 2026 10:43
Depok: PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Barat (UIT JBB) berhasil memulihkan 100 persen pasokan listrik pelanggan yang terdampak gangguan di sebagian wilayah Jakarta Selatan dan Tangerang pada Senin, 3 Agustus 2026. Seluruh pasokan kembali normal pada pukul 07.00 WIB setelah proses pemulihan dilakukan sejak gangguan terdeteksi pukul 04.59 WIB.
Pasokan listrik mulai menyala secara bertahap sekitar 16 menit setelah gangguan terjadi. Kecepatan pemulihan didukung sistem proteksi otomatis (defense scheme) yang bekerja sesuai desain untuk melokalisasi gangguan sehingga tidak meluas ke sistem kelistrikan lainnya.
Gangguan terjadi di Gardu Induk (GI) Gandul 150 kV, tepatnya pada Pemutus Tenaga (PMT) 150 kV arah Cirendeu. Kondisi tersebut berdampak pada terganggunya operasi Inter Bus Transformer (IBT) 500/150 kV Unit 1 dan Unit 2.
Sebagai bagian dari pengamanan sistem, skema proteksi otomatis melepaskan beban listrik sebesar 351 megawatt (MW) guna menjaga stabilitas jaringan dan mencegah gangguan meluas.
Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PT PLN (Persero) Daniel K. F. Tampubolon turun langsung memimpin proses pemulihan. Puluhan personel dari berbagai Unit Pelaksana Transmisi (UPT) dikerahkan untuk mengamankan aset, menelusuri sumber gangguan, menata sistem, serta memobilisasi material yang dibutuhkan.
"Sistem proteksi otomatis bekerja sesuai desain untuk melokalisasi gangguan sehingga dampaknya tidak meluas. Setelah itu, tim langsung melakukan penormalan dan memastikan pasokan listrik kepada pelanggan segera pulih. Keberhasilan ini menunjukkan kesiapan sistem dan kesiagaan personel menjadi kunci menjaga keandalan kelistrikan," ujar Daniel, dalam keterangan tertulis, Rabu, 6 Agustus 2026.

Pergantian material yang rusak untuk mempercepat pemulihan listrik di Gardu Induk 150 kV Gandul pada 3 Agustus 2026. Foto: dok PLN.
Proses pemulihan memastikan sistem kembali andal
Ia menegaskan proses pemulihan tidak hanya berfokus mengembalikan pasokan listrik, tetapi juga memastikan penyebab gangguan ditangani secara menyeluruh sebagai bahan evaluasi untuk memperkuat ketahanan sistem transmisi.
"Bagi kami, pemulihan bukan hanya tentang seberapa cepat listrik kembali menyala. Yang lebih penting adalah memastikan sistem kembali andal, sumber gangguan ditangani secara tuntas, dan setiap kejadian menjadi pembelajaran untuk meningkatkan ketahanan sistem transmisi," kata dia.
Sementara itu, General Manager PLN UIT JBB Himmel Sihombing mengatakan pekerjaan teknis tetap dilanjutkan meski pasokan listrik pelanggan telah kembali normal.
"Ketika listrik pelanggan sudah kembali 100 persen, pekerjaan kami belum selesai. Tim tetap bekerja menangani sumber gangguan, melakukan penataan sistem, dan pengamanan aset hingga dini hari agar sistem benar-benar kembali andal dan tangguh," ujar Himmel.
Menurut Himmel, PLN terus memperkuat keandalan infrastruktur transmisi melalui pemeliharaan terencana, inspeksi berkala, penguatan sistem proteksi, serta peningkatan kesiapsiagaan personel.
"Kami menyadari jaringan transmisi merupakan tulang punggung sistem kelistrikan yang menopang kebutuhan masyarakat dan aktivitas ekonomi di Jakarta, Banten, dan sekitarnya. Karena itu, setiap gangguan kami tangani dengan prinsip cepat, tepat, aman, dan terukur," tutur dia.
PLN memastikan evaluasi dan penanganan teknis akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan keandalan sistem transmisi agar lebih tangguh menghadapi potensi gangguan di masa mendatang.