Trump Tuntut Iran Segera Serahkan atau Hancurkan Uranium yang Diperkaya

Presiden AS Donald Trump. (Anadolu Agency)

Trump Tuntut Iran Segera Serahkan atau Hancurkan Uranium yang Diperkaya

Willy Haryono • 26 May 2026 09:53

Washington: Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan bahwa stok uranium yang diperkaya milik Iran harus segera dipindahkan ke Washington untuk dihancurkan, atau bisa juga dihancurkan di lokasi asal atau tempat lain yang disepakati dengan pengawasan internasional.

Pernyataan itu disampaikan Trump pada Senin, 25 Mei 2026, di tengah negosiasi menuju kesepakatan untuk mengakhiri konflik antara AS, Israel, dan Iran yang disebut semakin mendekati tahap final.

Dilansir dari Yeni Safak, Selasa, 26 Mei 2026, Trump menegaskan penghapusan stok uranium Iran menjadi salah satu syarat utama dalam kesepakatan damai yang sedang dinegosiasikan.

Kesepakatan AS-Iran Makin Dekat

Di hari yang sama, Panglima Angkatan Darat Pakistan Field Marshal Asim Munir mengatakan kesepakatan antara AS dan Iran disebut hampir tercapai.

Menurut laporan media pemerintah Tiongkok, Munir menyampaikan hal tersebut kepada Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi dalam pertemuan di Beijing.

Kementerian Luar Negeri Tiongkok menyebut Munir memberikan penjelasan mengenai perkembangan terbaru peran Pakistan dalam memediasi negosiasi antara Washington dan Teheran.

Pertemuan berlangsung di sela kunjungan resmi Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif ke Tiongkok.

Munir tiba di Beijing setelah melakukan kunjungan ke Teheran pekan lalu untuk membahas upaya meredakan ketegangan dengan AS bersama para pemimpin Iran. Ia juga menegaskan Pakistan siap terus memfasilitasi proses negosiasi antara kedua negara.

Menurut Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Munir turut meminta Beijing mengambil peran lebih besar dalam proses perdamaian tersebut.

Tiongkok sebelumnya menyatakan dukungan terhadap upaya diplomatik Pakistan untuk membantu mendorong kesepakatan antara Washington dan Teheran. (Kelvin Yurcel)

Baca juga:  Bertemu Menlu Tiongkok, Panglima Pakistan Sebut Kesepakatan AS-Iran Sudah Dekat

(Willy Haryono)