Pencarian Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang Diperpanjang

Ratusan relawan dikerahkan mencari pendaki hilang di Bukti Mongkrang Gunung Lawu, Karanganyar. Dokumentasi/Istimewa

Pencarian Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang Diperpanjang

Triawati Prihatsari • 28 January 2026 18:56

Karanganyar: Pencarian pendaki hilang di Bukit Mongkrang, Gunung Lawu, Karanganyar, Jawa Tengah, kembali diperpanjang untuk tiga hari ke depan. Pasalnya, pencarian Yasid Ahmad Firdaus, 26, warga Colomadu, Karanganyar belum membuahkan hasil hingga hari ke 10.

"Ini hari kesepuluh merupakan perpanjangan yang pertama. Hasil musyawarah atau koordinasi dari BPBD, relawan, Basarnas, TNI, Polri, dan pihak keluarga diputuskan untuk perpanjangan tiga hari kedepan dimulai besok pagi," ungkap Kalak BPBD Karanganyar Hendro Prayitno, di Karanganyar, Rabu, 28 Januari 2026. 


Ratusan relawan dikerahkan mencari pendaki hilang di Bukti Mongkrang Gunung Lawu, Karanganyar. Dokumentasi/Istimewa

Ia menegaskan, keputusan untuk kembali memperpanjang pencarian sesuai dengan kesepakatan pihak terkait dan keluarga. Yasid dilaporkan hilang saat perjalanan turun dari puncak Bukit Mongkrang pada Minggu, 18 Januari 2026. 

Sampai saat ini, tim pencari dan relawan belum mendapatkan hasil. Perpanjangan operasi pencarian kali ini akan berakhir tanggal 31 Januari 2026. Ia mengakui, cuaca dan vegetasi yang tinggi menjadi kendala dalam operasi pencarian. 

"Hasil pencarian hari ini masih nihil. Kendalanya cuaca, kabut, angin, dan vegetasi yang lebat. Untuk pencarian besok fokusnya di seputaran Pos 3, yang ada disinyalir ada bau," ujar Hendro. 

Ditambahkan Kasubsie Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Tipe B Solo Basuki menyebut ratusan relawan turut bergabung dalam operasi pencarian. Bahkan Sekda Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, juga datang ke lokasi pencarian.

"Pak Sekda (Pemprov Jateng) ikut ke atas memantau langsung, ikut pencarian juga," terang Basuki. 

Dalam proses pencarian ini, relawan sempat mencium bau menyengat sejak Minggu, 25 Januari 2026. Basuki mengatakan, bau berada di sekitaran Pos 3, namun masih belum diketahui sumber bau tersebut.

"Bau menyengat di sekitar pos 3. Sedang kita telusuri itu bau apa, karena sumbernya di dasar jurang. Kita belum bisa memastikan itu bau apa," pungkas Basuki. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)