Posko terpadu penanganan korban kapal tenggelam di Pulau Masalembo, Sumenep, Jawa Timur. (ANTARA/ HO-Polres Sumenep)
Polresta Sumenep Buka 3 Posko Penanganan KM Virgo Transport 8
Lukman Diah Sari • 15 September 2026 06:39
Sumenep: Polresta Sumenep, Jawa Timur mendirikan posko terpadu untuk mendukung penanganan korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa pada 13 September 2026 yang sedang dalam pelayaran dari Surabaya, Jawa Timur menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
"Ada tiga posko yang kami dirikan dan mulai hari ini telah beroperasi," kata Kapolres Sumenep Kombes Pol Ariek Indra Sentanu, melansir Antara, Selasa, 15 September 2026.
"Kesiapan personel dan koordinasi lintas instansi juga kami perkuat untuk mendukung proses pencarian KMP Virgo Transport 8. Kami juga terus berkoordinasi dengan Basarnas, TNI, KSOP, pemerintah daerah, unsur kesehatan, pihak pelabuhan serta seluruh pihak terkait," ujar Kapolres.
Selain mendirikan posko, Polresta Sumenep juga meminta bantuan nelayan kepulauan untuk ikut memantau dan segera menyampaikan laporan apabila saat melaut mereka menemukan korban kapal yang mengalami kecelakaan itu.

Bangkai KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Masalembo, Laut Jawa. Istimewa
Informasi hilang kontak kapal diterima pada Minggu 13 September 2026 sekitar pukul 02.05 Wita. Berdasarkan data sementara, KMP Virgo Transport 8 membawa sekitar 243 orang, terdiri atas 213 penumpang dan 30 awak kapal saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin.
"Berdasarkan rilis dari Kementerian Perhubungan tadi siang, disebutkan bahwa tim SAR gabungan telah berhasil menemukan dan mengevakuasi 114 korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 di perairan Masalembo, Laut Jawa, hingga Senin, pukul 11.00 Wita," kata kapolres. Dari jumlah tersebut, 108 orang dinyatakan selamat, sedangkan enam lainnya meninggal dunia. Dari 114 korban yang telah ditemukan, 86 orang telah tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Kalsel. Mereka terdiri atas 85 korban selamat dan satu korban meninggal dunia. Sebanyak 28 korban lainnya masih dalam proses evakuasi menuju Banjarmasin. Mereka terdiri atas 23 orang selamat dan lima orang meninggal dunia.
"Malam ini kami juga menggelar doa bersama untuk para korban dan berharap para keluarga korban diberi ketabahan atas musibah yang terjadi," kata Ariek.