Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf atau Gua Irfan di Gedung VIP Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. (metrotvnews.com/Hendrik S)
22,77 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air
Hendrik Simorangkir • 8 June 2026 17:36
Tangerang: Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengatakan 120 kelompok terbang (kloter) telah diberangkatkan kembali ke Indonesia. Saat ini, baru 22,77 persen atau 47.012 jemaah yang telah tiba di Tanah Air.
"Saat ini jumlahnya baru 47.012 jemaah atau sekitar 22,77 persen dari total jemaah haji Indonesia. Proses pemulangan jemaah masih terus berlangsung. Pemulangan melalui Bandara Jeddah dijadwalkan berlangsung hingga 15 Juni 2026, sementara gelombang pemulangan dari Madinah akan dimulai pada 16 Juni dan berakhir pada 30 Juni 2026. Diperkirakan kloter terakhir tiba di Indonesia pada 1 Juli 2026," kata Gus Irfan di Bandara Soekarno-Hatta, Senin, 8 Juni 2026.
Baca Juga :
"Walaupun ada beberapa kekurangan-kekurangan itu menjadi bagian dari perbaikan untuk ke depannya. Sejumlah aspek menjadi perhatian utama. Salah satunya adalah pelayanan di Mina yang dinilai masih menjadi titik paling menantang selama pelaksanaan ibadah haji. Keterbatasan area Mina yang harus menampung jutaan jemaah dari berbagai negara menyebabkan kepadatan yang sulit dihindari," jelas Gus Irfan.
Selain itu, Gus Irfan menjelaskan, ketepatan waktu transportasi jemaah sebelum dan sesudah Armuzna juga menjadi sorotan. Meskipun secara umum pergerakan jemaah berjalan lancar, masih ditemukan beberapa keterlambatan pada proses perpindahan dari Makkah ke Arafah, kemudian ke Muzdalifah dan Mina.
"Evaluasi lainnya menyangkut operasional bus shalawat yang dinilai cukup baik selama musim haji. Namun, penghentian sementara operasional pasca-Armuzna menyebabkan sebagian jamaah harus menunggu lebih lama untuk menuju Masjidil Haram guna melaksanakan tawaf ifadah," kata Gus Irfan.

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf atau Gua Irfan di Gedung VIP Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. (metrotvnews.com/Hendrik S)
Gus Irfan menambahkan, untuk sektor kesehatan pihaknya mengakui masih perlu melakukan berbagai perbaikan. Meski jumlah yang meninggal dunia dan kasus kesehatan mengalami perbaikan dibanding tahun sebelumnya, hasil tersebut belum memenuhi target yang diharapkan.
"Hingga saat ini tercatat sekitar 240 jemaah haji Indonesia meninggal dunia selama pelaksanaan ibadah haji. Angka tersebut lebih baik dibanding tahun sebelumnya, namun masih berada di atas target pemerintah yang menginginkan jumlah kematian berada di kisaran 150 jemaah," ujar Gus Irfan.
Gus Irfan berharap berbagai evaluasi dan rekomendasi yang telah dihimpun dapat menjadi dasar perbaikan sehingga penyelenggaraan ibadah haji 2027 dapat berlangsung lebih baik, aman, dan nyaman bagi seluruh jamaah Indonesia.