Peringatan Dini Tsunami Pascagempa Magnitudo 7,7 di Mindanao Resmi Berakhir

Gelombang di pesisir. Foto: Anadolu Agency

Peringatan Dini Tsunami Pascagempa Magnitudo 7,7 di Mindanao Resmi Berakhir

Whisnu Mardiansyah • 8 June 2026 10:41

Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) secara resmi menyatakan peringatan dini tsunami yang dikeluarkan menyusul gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 di Laut Sulawesi atau Pantai Selatan Mindanao Filipina telah berakhir.

Pernyataan resmi tersebut disampaikan BMKG setelah melakukan evaluasi dan pemantauan terhadap potensi gelombang tsunami pascagempa.

Sebelumnya, gempa tektonik magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Laut Sulawesi pada pukul 06.37.42 WIB. Senin, 8 Juni 2026. Pusat gempa berada di koordinat 5,69 Lintang Utara dan 125,05 Bujur Timur, tepatnya 236 kilometer Barat Laut Tahuna, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, dengan kedalaman 105 kilometer.
 


"Peringatan Dini TSUNAMI yang disebabkan oleh gempa Mag:7.7, 08-Jun-26 06:37:42 WIB, dinyatakan telah berakhir," demikian pernyataan BMKG, Senin, 8 Juni 2026.

Meskipun peringatan telah berakhir, BMKG mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi gempa susulan serta memastikan informasi hanya bersumber dari kanal resmi instansi terkait. Warga juga diminta tidak menyebarkan informasi yang tidak jelas kebenarannya.


Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 5,80° LU ; 125,14° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 244 kilometer arah barat laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara pada kedalaman 47 kilometer. ANTARA/HO-BMKG

(Whisnu M)