Gunung Anak Krakatau Provinsi Lampung turun dari Level III (Siaga) menjadi Level II (Waspada). Foto: Instagram BPBD Lampung @bpbdlampung.
Status Gunung Anak Krakatau Turun Level Waspada
Siti Yona Hukmana • 22 September 2026 07:51
Jakarta: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung menegaskan tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau Provinsi Lampung turun dari Level III (Siaga) menjadi Level II (Waspada). Penurunan status ditetapkan pada Senin, 21 September 2026 Pukul 18.30 WIB.
"Aktivitas Gunungapi Anak Krakatau cenderung mengalami penurunan," demikian ditulis dalam laman Instagram BPBD Lampung @bpbdlampung, Selasa, 22 September 2026.
Meskipun mengalami 7 kali erupsi strombolian setelah berhentinya erupsi menerus, aktivitas Gunungapi Anak Krakatau cenderung mengalami penurunan hingga Minggu, 20 September 2026 pukul 00.00 WIB.

Grafik kegempaan Gunung Anak Krakatau periode tanggal 1 Juni-20 September 2026. Foto: Instagram BPBD Lampung @bpbdlampung.
Selain itu, gejala penurunan aktivitas Gunungapi Anak Krakatau didukung oleh data deformasi yang memperlihatkan adanya penurunan (deflasi). Catatan kegempaan Gunungapi Anak Krakatau pada Minggu, 20 September 2026 menunjukkan 1 kali Gempa Low Frequency dan Tremor Menerus dengan rata-rata amplitudo 2 mm.
Berdasarkan hasil analisis dan evaluasi secara menyeluruh, maka tingkat aktivitas Gunungapi Anak Krakatau diturunkan dari Level III (Siaga) menjadi Level Il (Waspada) terhitung mulai Senin, 21 September 2026 pukul 18.30 WIB.