Jalur Semarang-Grobogan Putus, Polisi Alihkan Arus Lewat Dempet hingga Lingkar Demak

Papan informasi penutupan jalur Semarang - Grobogan. Metrotvnews.com / Rhobi Shani

Jalur Semarang-Grobogan Putus, Polisi Alihkan Arus Lewat Dempet hingga Lingkar Demak

Rhobi Shani • 18 February 2026 15:53

Demak: Putusnya jalur penghubung Semarang-Grobogan akibat jebolnya tanggul Tinanding Sungai Tuntang memaksa polisi mengalihkan arus lalu lintas. Pengalihan diberlakukan untuk menjaga kelancaran dan keselamatan pengguna jalan, menyusul amblesnya badan jalan di wilayah terdampak banjir.

Kasatlantas Polres Demak AKP Thoriq Azis melalui KBO Lantas Iptu Djoko Prayitno menjelaskan, jalur yang terputus berada pada akses utama dari arah Purwodadi menuju Semarang dan sebaliknya.

"Karena jalur tersebut tidak bisa dilalui, maka arus dari arah Godong kami alihkan di wilayah Polres Demak melalui Jalur Dempet, Wonosalam, selanjutnya menuju Jalan Layang Demak atau Jalan Lingkar Demak," ujar Iptu Djoko saat dikonfirmasi, Rabu, 18 Februari 2026.

Sementara itu, bagi pengendara dari arah Semarang yang hendak menuju Purwodadi, polisi menyarankan agar langsung melintas melalui jalur Pantura Demak. Pengalihan ini juga menampung limpahan arus kendaraan dari Purwodadi maupun dari wilayah hukum Polrestabes Semarang.

Berdasarkan pantauan di lokasi, jalur utama Semarang–Purwodadi di Desa Tinanding, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, mengalami kerusakan sepanjang 18 meter akibat tergerus arus deras sungai. Hal serupa juga terjadi di sisi Demak, di mana tanggul Sungai Tuntang di Desa Kebonagung jebol sepanjang 25 meter dan menggerus badan jalan beton hingga 20 meter.
 


Untuk mengurai kepadatan, polisi menyiapkan skema pengalihan yang berbeda untuk kendaraan kecil dan kendaraan berat. Kasat Lantas Polres Grobogan, AKP Kumala Enggar Anjarani, menyebutkan kendaraan pribadi dari arah Semarang menuju Purwodadi dialihkan melalui rute Penawangan-Wolo-Truko-Genggang Tani-Kemiri-Gubug . Sementara kendaraan sumbu III ke atas diarahkan melalui Demak-Dempet-Godong untuk menghindari kemacetan di jalur permukiman.

Dari arah sebaliknya, Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Grobogan Iptu Eko Ari Kisworo menambahkan, kendaraan sumbu tiga ke atas dari Purwodadi menuju Semarang diwajibkan putar balik melalui jalur Pantura Demak. Adapun kendaraan kecil dapat melintas melalui rute Kemiri-Jeketro-Karangrayung-Godong-Penawangan.

Terkait durasi pengalihan, Iptu Djoko menegaskan bahwa rekayasa lalu lintas bersifat sementara. "Pengalihan ini diberlakukan sampai jalan yang terputus bisa terhubung kembali. Untuk perkiraan waktu penyelesaiannya kami belum bisa memastikan karena itu menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi," jelasnya.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, yang meninjau langsung lokasi pada Selasa (17 Februari), menginstruksikan percepatan penanganan. Ia menargetkan dalam tiga hari jalur tersebut sudah bisa dilalui dengan pemasangan jembatan Armco sebagai akses sementara. Penanganan jangka panjang akan dilakukan melalui normalisasi Sungai Tuntang bekerja sama dengan Kementerian PU.


Seorang warga Mustakim (55) menutup sejumlah barang dengan terpal agar tidak kehujanan di tengah banjir yang menggenangi Desa Pilangwetan, Kecamatan Kebonagung,Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Selasa (17/2/2026). ANTARA FOTO/Aji Styawan/rwa.

Iptu Djoko juga mengimbau pengendara agar lebih berhati-hati saat melintas jalur alternatif, khususnya di ruas Dempet-Wonosalam hingga Lingkar Demak yang hanya memiliki dua lajur.

"Pengguna jalan diminta bersabar, tertib berlalu lintas, dan tidak saling mendahului karena kapasitas jalan terbatas, tidak seperti jalur Pantura," tambahnya.

Bupati Demak menyampaikan bahwa terdapat patahan jalan strategis yang menghubungkan Demak-Grobogan-Semarang. Pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan pemerintah provinsi serta TNI-Polri untuk percepatan penanganan.

"Instruksi dari Gubernur, setidaknya dalam satu minggu jalur tersebut bisa terhubung kembali. Air juga sudah mulai surut di wilayah jebolan Kebonagung," ujarnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)