Imbas Kecelakaan KA Bekasi, Taxi Green SM bakal Dievaluasi

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi. Foto: Metro TV/Fachri

Imbas Kecelakaan KA Bekasi, Taxi Green SM bakal Dievaluasi

M Sholahadhin Azhar • 28 April 2026 12:24

Jakarta: KRL PLB 5568A relasi Cikarang–Kampung Bandan, ditabrak kereta jarak jauh Argo Bromo relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi. Kecelakaan terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Senin, 27 April 2026.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi merespons muasal kecelakaan tersebut. Yakni, karena ada taxi Green SM yang berhenti di perlintasan, dan tertabrak kereta dari arah berlawanan.

"Tadi saya sudah minta Dirjen Perhubungan Darat Aan Suhanan, untuk bertemu dengan pengelola taksi hijau (Green SM) tersebut, untuk melakukan evaluasi,: kata Dudy di Jakarta, Selasa, 28 April 2026.
 


Menurut Dudy, evaluasi tersebut sangat dibutuhkan. Mengingat, ada insiden tabrakan kereta dan taxi sebelum kecelakaan itu.

"Mudah-mudahan tadi kalau jadi hari ini (bertemu), semestinya," kata Dudy.

Kondisi KRL Commuter Line yang kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur. Metrotvnews.com/Antonio


Kecelakaan terjadi saat kereta rel listrik (KRL) PLB 5568A relasi Cikarang–Kampung Bandan ditabrak kereta jarak jauh Argo Bromo relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, KM 28+920, pada Senin malam, 27 April 2026 pukul 20.52 WIB. 

Berdasarkan data terbaru hingga Selasa pagi, insiden tersebut mengakibatkan 14 orang meninggal dunia dan 84 lainnya mengalami luka-luka.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(M Sholahadhin Azhar)